Bupati Pakpak Bharat Tandatangani Perjanjian Kerjasama Perluasan Kepesertaan Program JKN-KIS

Seperti pada pemberitaan sebelumnya, Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Sumut dan Aceh Budi Mohammad Arief

Bupati Pakpak Bharat Tandatangani Perjanjian Kerjasama Perluasan Kepesertaan Program JKN-KIS
Pemkab Pakpak Bharat menjalin kerja sama terkait perluasan kepesertaan program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN–KIS) dengan BPJS Kesehatan Cabang Kabanjahe di Aula Kantor Bupati Pakpak Bharat, Rabu (10/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Seperti pada pemberitaan sebelumnya, Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Sumut dan Aceh Budi Mohammad Arief, mengatakan saat ini daerah di Sumatera Utara yang telah mencapai UHC. Di antaranya adalah Kota Sibolga, Kabupaten Nias Utara, Kabupaten PakPak Bharat, dan Kota Binjai.

Diketahui, pada Rabu (10/1/2018) kemarin, Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu, telah menandatangani perjanjian kerja sama tentang perluasan kepesertaan program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN–KIS), yang dibawa oleh BPJS Kesehatan Cabang Kabanjahe.

Kegiatan tersebut digelar di Aula Kantor Bupati Pakpak Bharat.

Dalam siaran persnya, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kabanjahe Manna, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Pakpak Bharat yang telah mendukung BPJS Kesehatan dalam mewujudkan Universal Health Coverage di daerahnya.

“Terima kasih kami ucapkan kepada Pemerintah kabupaten Pakpak Bharat atas dukungannya dalam mewujudkan cakupan semesta 01 Januari 2019, dengan ditandatanganinya perjanjian ini maka Kabupaten Pakpak Bharat termasuk ke dalam 4 (empat) kabupaten/kota di provinsi Sumatera Utara yang sudah UHC lebih awal di tahun 2018”, ujar Manna. 

Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu (kanan), menandatangani perjanjian kerja sama tentang perluasan kepesertaan program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN–KIS), yang dibawa oleh BPJS Kesehatan Cabang Kabanjahe, di Aula Kantor Bupati Pakpak Bharat, Rabu (10/1/2018).
Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu (kanan), menandatangani perjanjian kerja sama tentang perluasan kepesertaan program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN–KIS), yang dibawa oleh BPJS Kesehatan Cabang Kabanjahe, di Aula Kantor Bupati Pakpak Bharat, Rabu (10/1/2018). (ist)

Baca: Kekhawatiran Para Tokoh, Agar Adat dan Tradisi Suku Pakpak Tak Hilang Digerus Zaman

Remigo Yolando Berutu, mengatakan semua pihak harus bekerja sama dalam mendukung kesehatan masyarakat. Lanjutnya, saat ini 96% penduduk di Kabupaten Pakpak Bharat telah menjadi peserta JKN-KIS.

“Ini merupakan upaya kita bersama, sehingga 96% penduduk kabupaten pakpak Bharat sudah menjadi peserta program JKN-KIS”, pungkasnya.

Acara Penandatanganan tersebut dihadiri oleh ketua komisi III DPRD Pakpak Bharat, Sekretaris Daerah Kabupaten Pakpak Bharat, seluruh kepala dinas terkait antara lain Kepala Dinas Sosial Pakpak Bharat, Kepala Dinas Kesehatan Pakpak Bharat, Kepala Disdukcapil Pakpak Bharat, kepala dinas PTSP, Camat dan kepala desa kabupaten Pakpak Bharat, kepala puskesmas wilayah Pakpak Bharat serta tokoh masyarakat setempat.

Manna menjelaskan, pencapaian ini didukung Pemda dalam bentuk penganggaran dana dari APBD. Yang digunakan untuk mendanai iuran peserta PBI Daerah Kabupaten sebanyak 35% dari Jumlah penduduk kabupaten Pakpak Bharat. 

Remigo mengimbau, agar masyarakatnya dapat selalu mengutamakan hidup sehat. Meski sudah memiliki jaminan kesehatan, namun terus menjalankan hidup sehat, akan menghasilkan hidup yang lebih berkualitas lagi.

“Meski kita sudah memiliki Jaminan Kesehatan, tetap jalankanlah perilaku hidup bersih dan sehat agar hidup ini lebih berkualitas”, tutup Remigo.(cr4) 

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved