Alamak

Sandiaga Uno Kembali Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Atas Dugaan Pemalsuan Surat Tanah!

Fransiska mengatakan, Sandiaga dan Andreas Tjahyadi merupakan pemilik saham PT Japirex pada 2012 lalu.

Sandiaga Uno Kembali Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Atas Dugaan Pemalsuan Surat Tanah!
KOMPAS.com/NURSITA SARI
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (27/11/2017). (KOMPAS.com/NURSITA SARI) 

Baca: Viral Soal Air Kencing Unta, Begini Jawaban Menohok Mahfud MD Bikin Netizen Terperangah!

Baca: Ini 5 Fakta Mantan Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi Ditetapkan Sebagai Tersangka!

Fransiska mengatakan, Sandiaga dan Andreas Tjahyadi merupakan pemilik saham PT Japirex pada 2012 lalu.
PT Japirex menjual sebidang tanah dengan luas 3000 meter persegi yang terletak di Jalan Raya Curug, Tangerang, Banten.
Menurut Fransiska, tidak pernah ada perjanjian antara pihaknya dengan Sandiaga dan Andreas mengenai penjualan tanah 3000 meter persegi.
"Surat pelepasan hak isinya jelas, bahwa tanah tersebut tetap beratasnamakan pihak pertama," ujar Fransiska.
Fransiska menerangkan, seharusnya tanah itu, tidak dijual tanpa persetujuan pihaknya. Sebab, tanah itu, hanta untuk dipergunakan.
"Jadi hanya untuk dipergunakan bukan untuk dibalik nama maupun diperjual belikan. Mana RUPS PT untuk pembelian asset? Kan juga tidak ada," ujar Fransiska.
Sebelumnya, Fransiska yang mendapat kuasa dari Djoni sempat melaporkan kasus dugaan penggelapan tanah tersebut ke Polda Metro Jaya sejak Maret 2017.
Kasus bermula, saat manajemen Japirex, Sandiaga dan Andreas berencana menjual aset Japirex seluas sekitar 6.000 meter persegi di jalan Curug Raya, Tangerang. 
Di belakang tanah tersebut terdapat 3.000 meter persegi milik Djoni Hidayat.
Tanah seluas 3.000 meter itu, menurut Fransiska, merupakan tanah titipan dari almarhumah Happy Soeryadjaya atau istri pertama Edward Soeryadjaya.
Fransiska melaporkan Sandiaga dan Andreas atas kasus dugaan penipuan, penggelapan, dan pencucian uang ke Polda Metro Jaya.
Laporan polisi teregistrasi dengan nomor, LP/1151/III/2017/PMJ/Dit.Reskrimum pada 8 Maret 2017.
Dalam kasus penggelapan, Andreas telah ditetapkan sebagai tersangka.
Berkas kasus itu, telah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.
"Iya sudah (dilimpahkan tahap satu) ke kejaksaan tanggal 8 Desember 2017," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Rabu (20/12/2017). (*)
Berita sebelumnya sudah tayang di Tribunnews dengan judul, Sandiaga Uno Kembali Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Atas Dugaan Pemalsuan 

                                                                                                        $$$ 

                                                            BACA BERITA LAINNYA

                                                                       BERITA SELEB

 Video Hot Al Ghazali dan Alyssa Tersebar, Mesra Cium Leher, Ahmad Dhani Bilang Bagus

 Via Vallen Posting Foto Lawas, Netizen Gagal Fokus ke Ketiaknya

Bercak Merah di Leher Depe Buat Salah Fokus Saat Diperiksa di Polda Metro Jaya Terkait Transjakarta!

Halaman
123
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help