Tekan Harga Beras Lewat Operasi Pasar

Wakil Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumatera Utara (Sumut), Arief Budi Santoso, mengatakan

Tekan Harga Beras Lewat Operasi Pasar
Wakil Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumatera Utara (Sumut), Arief Budi Santoso ditemui saat acara launching pelaksanaan operasi pasar cadangan beras pemerintah (CBP), Kamis (11/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Ayu Prasandi

 TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Wakil Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumatera Utara (Sumut), Arief Budi Santoso, mengatakan, operasi pasar merupakan salah satu langkah untuk menekan kenaikan harga beras.

 “Di tahun 2017 cor inflasinya juga ada penekanan yaitu dari nasi dengan lauk. Karena ada kenaikan beras maka nasi dan lauk menjadi naik. Nah di bulan Januari 2018 ini data yang diperoleh dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) harga komoditas sudah cenderung turun,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Kepala Bank Indonesia (BI) Sumut tersebut, Kamis (11/1/2018).

 Ia menuturkan, di Bulan Desember lalu, harga cabai mengalami penurunan karena dilakukan operasi pasar yang dilakukan oleh Bulog dengan Pemko Medan dan Disperindag.

 “Sehingga kita mematok harga cabai sebagai ancang-ancang Rp 35ribu dan itu turun. Saat ini di tahun 2018 di bulan Januari komoditas yang lain turun tetapi harga beras cenderung tinggi dan cenderung naik,” tuturnya.

 Oleh karena itu, Ia menjelaskan, Bulog bersama Disperindag dan juga bekerjasama dengan Pemerintah daerah dan tentunya juga dengan TPID melakukan operasi pasar. Operasi pasar dilakukan di seluruh Sumut dengan harapan harga beras turun.

“Sebenarnya di Desember kenaikan harga berasa ecnderung kecil, tetapi bobot beras bagi masyarakat Sumut cukup besar yaitu 50 persen bobotnya. Jadi dengan terjadi kenaikan walau hanya 3 persen saja, bobotnya sudah 0,15 terhadap inflasi,” jelasnya.

 Ia mengatakan, karena memang ternyata bobot masyarakat Sumut mengkonsumsikan beras hampir 50 persen. Jadi biaya penerimaan kita 50 persen untuk membeli beras.

“Oleh karena itu kita mencoba menjaga agar harga beras tidak naik cukup tinggi,” katanya.

(pra/tribun-medan.com)

Penulis: Ayu Prasandi
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help