Yang Bikin Ahok Patah Hati, Istrinya Veronica ke Singapura sesuai Jadwal 'Good Friend'

Kisah perceraian Ahok dan Veronica Tan semakin hari mulai terlihat jelas bagaimana hal yang sebenarnya.

Yang Bikin Ahok Patah Hati, Istrinya Veronica ke Singapura sesuai Jadwal 'Good Friend'
TRIBUN JABAR
Beredar Surat Gugatan Cerai Ahok Terhadap Istrinya, Veronica Tan 

Baca: Detik-Detik Buaya Putih Penunggu Muara Sampit 6,5 Meter Ditangkap Warga

Yang paling membuat Ahok patah hati kala mengetahui jika istrinya dan pria itu pergi ke Singapura.

"Bahkan ada banyak kejadian di mana saat TERGUGAT pergi ke Singapura, bertepatan dengan jadwal berangkat dari good friend-nya (teman baiknya) yang bernama JULIANTO TIO alias AHWA tersebut dan hanya berbeda pesawat," tulisnya.

Saat Ahok mengkonfirmasi hal tersebut Vero disebutnya malah mengancam balik.

"Dan ketika PENGGUGAT menanyakan hal tersebut kepada TERGUGAT, TERGUGAT justru sering kali mengancam PENGGUGAT dengan mengatakan akan menceraikan PENGGUGAT."

Ahok pun seperti pasrah dengan segala upaya yang telah dilakukannya.

"Bahwa PENGGUGAT telah melakukan segala macam upaya maksimal untuk merukunkan kembali rumah tangga yang telah retak tersebut dan hanya meminta satu hal agar TERGUGAT berhenti berhubungan dengan laki-laki 'good friend'-nya tersebut."

"Akan tetapi usaha dimaksud tidak pernah berhasil, sebab dari TERGUGAT sendiri tidak ada daya upaya untuk hidup rukun dalam rumah tangga."

"Padahal, selain anak-anak pun juga telah meminta agar TERGUGAT berhenti berhubungan dengan laki-laki good friend-nya, dalam kondisi PENGGUGAT yang saat ini sedang berada dalam tahanan di MAKO BRIMOB, tentu hal yang dibutuhkan oleh PENGGUGAT adalah dukungan moril dari TERGUGAT selaku istri sah dari PENGGUGAT".

"Namun dengan perbuatan TERGUGAT yang justru lebih memilih untuk tetap berhubungan dengan laki-laki good friend-nya dan tidak menghiraukan permintaan PENGGUGAT serta permintaan anak-anak, membuat PENGGUGAT semakin merasa tidak dapat lagi membina serta mewujudkan kehidupan rumah tangga yang bahagia kekal bersama TERGUGAT berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa sesuai dengan ketentuan Pasal 1 Undang-Undang No 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Dengan demikian, gugatan perceraian ini merupakan satu-satunya jalan keluar terakhir yang ditempuh oleh PENGGUGAT," lanjutan isi dokumen.

Halaman
1234
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved