Home »

Cetak

Edisi Cetak Tribun Medan

PILKADA SUMUT, Relawan Bilang, Tengku Erry Tidak Kalah, Ini Permainan

Simpatisan dan relawan Tengku Erry Nuradi mencurahkan isi hatinya karena Gubernur Sumut petahana itu gagal ke Pilgub Sumut

PILKADA SUMUT,  Relawan Bilang, Tengku Erry Tidak Kalah, Ini Permainan
TRIBUN MEDAN/Nanda F Batubara
Relawan Sapu Jagat Paten, Hairuddin Pandapotan dan Relawan Konsisten, Faisal 

TRIBUN-MEDAN.COM - Simpatisan dan relawan Tengku Erry Nuradi mencurahkan isi hatinya karena Gubernur Sumut petahana itu gagal maju pada Pilgub Sumut 2018-2023. 

Dengan demikian, habis masa periodenya Juni mendatang, Erry akan meninggalkan kantor gubernur.

Raut wajah memelas, relawan dari Sapu Jagat Paten Hairuddin Pandapotan, mengaku tertekan atas kenyataan ini.

"Bapak ini harapan Sumut. Dia itu tidak bisa membeda-bedakan orang. Dan memang hari ini kami tertekan," kata Hairuddin dengan nada suara sesenggukan di kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Kamis (11/1/2018).

Hairuddin menduga ada permainan politik di balik semua ini. Ia masih tak percaya atas kenyataan bahwa Erry tidak memeroleh dukungan partai politik sehingga membuat mantan Bupati Serdangbedagai itu gagal mendaftar Pilgub padahal sebelumnya banyak parpol yang mendukungnya.

"Permainan ini seperti sudah terkondisi. Tidak mungkin lah seorang incumbent, dengan elektabilitas paling tinggi di Sumut, dengan besarnya harapan warga Sumut, dikerjai seperti ini. Tidak ada cerita tak dapat perahu, tapi ya sudah lah," kata dia.

Baca: KPK Temukan Bukti Visum Setnov, Penggeledahan di Kantor Fredrich dan Apartemen Dokter Bimanes

Baca: Dokter yang Halangi - halangi Jajaran KPK Usut Korupsi Setya Novanto Masih Berjadwal Praktek

Meski tak bisa maju lagi, Hairuddin tak rela Tengku Erry Nuradi disebut kalah. Ia berpendapat Erry adalah korban dari 'permainan'. "Dia tidak kalah, tidak kalah. Dia lah pemenangnya. Ini semua dampak dari permainan," kata Hairuddin.

Menurut Hairuddin, partai politik meninggalkan Erry karena dia pro ke masyarakat. "Dia promasyarakat, tidak mau dalam sistem yang diarah-arahkan.

Baca: Ahok Gugat Cerai Istri, Djarot : Saya Minta Tolong, Semua Orang Punya Privasi

Ini sebuah hati kalau saya lihat. Hati dia yang bicara. Karena kalau kita rumus, abang dia sudah meletakkan pembangunan. Dia ingin melanjutkan itu. Dan kita bangga dengan itu," katanya
Relawan lainnya dari Konsisten Faisal, juga turut menyampaikan isi hatinya.

Faisal juga tak menampik kekecewaan karena Erry tak dapat bertarung pada Pilgub nanti.
"Sebagai warga Sumut kita kecewa lah. Walaupun kita kecewa tapi kita tunjukkan lah, bahwa kita sayang sama Pak Paten (Tengku Erry)," katanya.

Tengku Erry Nuradi dipastikan tak dapat kesempatan maju Pilgub Sumut 2018-2023 mendatang. Sebab, Erry tidak memeroleh dukungan dari partai politik untuk bisa mendaftar.

Meski demikian, bagi Faisal, Erry masih menjadi idola. Namun, Faisal belum tahu akan mengalihkan dukungan untuk siapa. "Kalau golput tidak lah. Karena kita sayang Sumut. Tapi untuk siapa, tunggu dulu," kata Faisal. (nan)

Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help