Setya Novanto Diduga Fahri Hamzah hendak Mengikuti Rute Nazaruddin

Fahri Hamzah menegaskan soal kembalinya uang negara yang telah dikorupsi sejumlah oknum.

Setya Novanto Diduga Fahri Hamzah hendak Mengikuti Rute Nazaruddin
ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Terdakwa kasus korupsi KTP Elektronik Setya Novanto menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (11/1/2018). Sidang mantan ketua DPR itu beragendakan pemeriksaan saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum KPK. 

TRIBUN-MEDAN.com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Fahri Hamzah menuliskan cuitannya soal kasus korupsi di akun Twitter pribadinya @Fahrihamzah, Kamis (11/1/2018).

Dalam cuitannya tersebut, Fahri Hamzah menegaskan soal kembalinya uang negara yang telah dikorupsi sejumlah oknum.

"Kepentingan publik adalah tegaknya hukum dan kembalinya uang negara. Soal persilatan lawyer dan KPK itu sandiwara kalian. Faktanya 14 pengembalian uang tidak diproses dan kerugian negara tidak dihitung BPK dan BPKP. Sementara itu nazar yg memiliki 162 kasus mulai bebas."

Terkait kasus Setya Novanto yang diduga melakukan korupsi pengadaan EKTP, Fahri Hamzah menyebut Setya Novanto akan mengikuti rute Nazaruddin.

"Dugaan saya, setya novanto ingin mengikuti rute Nazaruddin yang sukses menjadi JC dan akhirnya dituntut “bersahabat” atau masa2 narapidananya diperpendek. Nazar punya banyak kasus tapi paling cepat keluar Sukamiskin. Sesuatu yang tentu juga dirindukan oleh setiap orang."

Setelah itu, Fahri Hamzah menyebut soal peta persekongkolan Nazaruddin dengan sejumlah oknum.

"Dalam persekongkolan itu, tugas nazar adalah; berbunyi dan diam. Berbunyi tentang satu kelompok dan diam tentang satu kelompok. Maka, anggota @DPR_RI paling banyak dibunyikan. Dan sukses membungkam banyak Orang. Maka merajalela segala kezaliman. Nazar aman."

"Masih ingat kan ini?
Pohon kasus Nazar..." tulis Fahri Hamzah

"Kesaksian nazar..
Dan pengakuannya...
Dia pakai kata:
“Ada saya, ada novanto...”
Kenapa dia bebas?"  tulis Fahri Hamzah

Diketahui, pada bulan November 2017, Setya Novanto resmi ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi EKTP oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Halaman
12
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help