TribunMedan/

Alamak

Dianggap Robin Hood dan Punya Hubungan Erat Dengan Polisi, Begini Sejarah Yakuza Ratusan Tahun Lalu

Ini bukan cerita kuno, tetapi terjadi zaman sekarang. Tepatnya di Jepang di mana gangster dipandang tinggi

Dianggap Robin Hood dan Punya Hubungan Erat Dengan Polisi, Begini Sejarah Yakuza Ratusan Tahun Lalu
anibee.tv
Gangster Yakuza. 

Mereka adalah kelompok yang dianggap berada di luar masyarakat Jepang umumnya. Yakuza adalah seorang gangster. Dan Kazuo Taoka yang terbesar di antara mereka.

Dia memegang pimpinan Yamaguchi-Gumi sejak berusia 33 tahun.

Kehidupan berakhir dalam lubang hitam

Seperti halnya Mafia, Yakuza juga terorganisir dalam satu keluarga besar. Hanya dalam hal ini Jepang kembali menunjukkan kehebatannya.

Menurut polisi Jepang, ada 11.878 orang tergabung dalam Yamaguchi-gumi, kelompok terkuat dari seluruh Yakuza. Tidak ada "oyabun", atau "Bapak" dari kelompok bandit itu yang lebih kepala batu, brutal, dan licik daripada Taoka.

Di tahun tigapuluhan saja dia berhasil menghentikan pemogokan para buruh kapal hanya dengan menggunakan pedang pendek. Kini sepeninggalnya, dia mewariskan sebuah "Benteng Kekuatan" dengan omzet Rp63,8 milyar setahunnya, dengan 113 direktur dan manager.

Kini bandit besar dan kecil itu berdatangan untuk memberikan penghormatannya yang terakhir. Kepolisian Kobe mengatur kendaraan-kendaraan 450 SEL, Bentley dan Rolls-Royce para bandit di jalah sempit sekitar rumah Taoka.

Penguburan seorang gangster pun harus dijaga keamanannya di Jepang. Tanpa gairah, seorang perwira polisi mendiktekan kepada sersannya, nama-nama Yakuza yang hadir di sana.

Tepatnya 1161 orang yang terdiri dari pembunuh, penyelundup senjata, pedagang narkotika, lintah darat, penjudi dan germo.

Kadang-kadang polisi itu menepuk-nepuk jubah hitam para pengawal boss itu. Namun saat itu mereka benar-benar diliputi suasana duka.

Halaman
1234
Editor: Abdi Tumanggor
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help