Parkour Bagus untuk Jantung

Melibatkan semua bagian tubuh, ternyata parkour masuk dalam kategori seni. Ya, aksi berbahaya ini disebut pula dengan seni halang rintang.

Parkour Bagus untuk Jantung
IST
Personel Medan Parkour sedang beraksi 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Mungkin tak jarang bagi kita semua melihat adegan melompat dari tempat satu ke tempat yang lain di dalam film ataupun video-video di media sosial. Aksi-aksi ekstrem itu kadang menggunakan gedung-gedung tinggi maupun rintangan lainnya. Melibatkan semua bagian tubuh, ternyata parkour masuk dalam kategori seni. Ya, aksi berbahaya ini disebut pula dengan seni halang rintang.

"Parkour ini bukan bela diri, tetapi olahraga atau seni halang rintang. Jadi dia adalah olahraga yang berpindah tempat dari satu titik ke titik lain dengan cepat, efisien dan harus tekun. Menggunakan seluruh badan dan tubuh, kecuali alat bantu," ujar Humas dan Penanggungjawab Latihan Parkour Medan Muhammad Reyhan Ramadhan, Sabtu (13/1).

Halang rintang yang dimaksud bisa berupa hambatan atau obstacle yang dibuat sendiri mau pun dari alam seperti pohon dan yang lainnya. Parkour Medan yang sering berlatih di Auditorium Universitas Sumatera Utara (USU) biasanya menggunakan besi-besi yang mereka susun menjadi kerangka berbagai bentuk, seperti trapesium.

Baca: Musim Depan, Dorna Wajibkan Pebalap MotoGP Pakai Airbag

Besi tersebut biasanya bisa dibongkar pasang untuk dapat dibawa-bawa ketika latihan. Reyhan mengaku, biasanya mereka menggunakan hambatan seperti itu jika sedang latihan rutin. Namun selebihnya, mereka memanfaatkan apa ada yang di tempat latihan dan menyatu dengan alam.

Namun, parkour ternyata bukan hanya atraksi melompat-lompat saja, tetapi ada manfaat yang baik di dalamnya. Selain sebagai olahraga biasa, ternyata parkour juga baik untung jantung.

"Sebenarnya permainan ini memang beresiko. Kalau dilihat orang memang berbahaya, maka dari itu kita melatih badan kita. Manfaatnya itu selain sebagai olahraga biasa, parkour juga bagus untuk jantung. Kita ada latihan mental blocking, jadi itu bisa melatih rasa takut kita," ujar Reyhan.

Mental blocking tersebut bermanfaat bagi jantung ketika kita menolak rasa takut saat melompat ke atas lalu ke bawah dan bermanfaat untuk melatih social awareness seseorang.

Baca: RESMI, Arda Turan Tinggalkan Barcelona

Sebelum latihan, anggota Parkour Medan melakukan pemanasan di semua bagian tubuh, karena itu dianjurkan untuk memakai pakaian olahraga. Setelah itu, mereka melakukan teknik-teknik ringan. Reyhan mengatakan, orang yang bertubuh cukup besar juga bisa kurus jika melakukan parkour.

Di akhir latihan, mereka membuat kelompok-kelompok bagi yang sudah bisa maupun belum. Pengelompokan ini bertujuan untuk meng-upgrade kemampuan masing-masing anggota dan dilakukan setelah selesai latihan bersama.

"Parkour sebenarnya kalau kita ikuti dari awal, pasti bisa. Satu lagi, parkour juga mengajari kita bagaimana berpikir cepat," pungkas Reyhan.(*)

Editor: Muhammad Tazli
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help