TribunMedan/
Home »

Cetak

Edisi Cetak Tribun Medan

Pembunuh Satu Keluarga, Terdakwa Andi Lala Nangis Divonis Mati Hakim

-Napas Andi Matalata alias Andi Lala mendadak tak beraturan. Ia tampak tersengal-sengal usai mendapat vonis hukuman mati

Pembunuh Satu Keluarga, Terdakwa Andi Lala Nangis Divonis Mati Hakim
TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Ketiga terdakwa kasus pembunuhan sekeluarga, Andi Lala (kanan), Andi Syahputra (tengah) dan Roni Anggara (kiri) mengikuti sidang dengan agenda vonis, di Pengadilan Negeri, Medan, Jumat (12/1/2018). 

"Kami juga melihat, Andi dan Roni saat menjalani pemeriksaan di kepolisian tetap mengalami tekanan dengan tujuan untuk mengakui perbuatannya. Persoalannya sekarang, Roni dalam tekanan sehingga dipaksa mengaku.

Entah memang itu polisi, yang mengatakan dia harus mengakui pembunuhan memakai parang. Tapi, kenyataannya di persidangan, parang itu tidak ada. Begitu juga dari hasil visum yang menunjukkan tidak ada luka dengan benda tajam," ucapnya.

Ditanya tanggapannya terhadap perbuatan Andi Lala, Torang mengakui, apa yang dilakukan Andi Lala adalah perbuatan pembunuhan yang berulang. Meski begitu, pihaknya tetap tidak setuju dengan keputusan yang diambil majelis hakim.

"Perbuatan Andi Lala memang berkelanjutan dari yang sebelumnya. Tapi, kami melihat Andi Lala dalam aturan hukum sekarang ini belum layak dijatuhi hukuman mati. Karena, tanpa pengakuan Andi Lala, akan sangat sulit dibuktikan.

Selain itu, kesadaran pertanggungjawaban Andi Lala juga tidak dijadikan majelis hakim sebagai pertimbangan," katanya.(ase/cr8)

Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help