Home »

News

» Jakarta

Pilkada Serentak 2018

Sandiaga Harap Pilkada Serentak 2018 Contoh DKI Jakarta, Dirjen Sumarsono Minta Jangan Contoh!

Peserta Pilkada serentak 2018 diharapkan mematuhi semua regulasi, terutama terkait pengaturan masa kampanye.

Sandiaga Harap Pilkada Serentak 2018 Contoh DKI Jakarta, Dirjen Sumarsono Minta Jangan Contoh!
Kolase Tribun Medan/NET
Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kementerian Dalam Negeri, Sumarsono dan Wagub DKI Jakarta, Sandiaga Uno. 

"Intinya (ASN) berperan aktif dalam mewujudkan Pilkada yang demokratis yang menghasilkan kepala daerah dan wakil kepala daerah yang berlegitimasi kuat, berintegritas tinggi. Apalagi banyak calon yang berasal dari aparatur sipil negara," kata Sumarsono.

Sandiaga Berharap Pilkada Serentak 2018 Mencontoh DKI Jakarta

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, berharap proses berjalannya pilkada serentak 2018 bisa mencontoh pilkada/pilgub DKI Jakarta 2017 lalu.

Dilansir dari Tempo.co, Sandiaga mengklaim pilkada DKI Jakarta bisa jadi contoh karena berjalan guyub dan rukun. "Mari kita gunakan politik untuk silaturahmi, bukan saling menyikut," kata Sandiaga di Jakarta, Jumat (12/1/2018).

Menurut Sandiaga, sebaiknya para calon kepala daerah dapat berfokus pada isu-isu kesejahteraan masyarakat, seperti penyediaan lapangan kerja, pendidikan, gaji guru, dan harga bahan pokok.

Sandiaga berujar, calon kepala daerah yang berfokus pada isu itu akan terpilih.

"Saya pikir itu harus menjadi fokus utama," ucapnya.

Pilkada serentak 2018 akan diikuti 171 daerah di Indonesia.

Pilkada akan dilakukan pada Juni 2018.

Dari 34 provinsi di Indonesia, 17 di antaranya akan menggelar pilkada, diikuti dengan 39 kota dan 115 kabupaten.

Halaman
123
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help