TribunMedan/

Tewas Ditembak

Chairul Ridho di Mata Rekan Kerjanya Terkenal Baik dan Tak Macam-macam

"Saat saya telpon, Ridho tidak ada mengatakan mengenai BRI kehilangan uang sebanyak Rp 6 miliar."

Chairul Ridho di Mata Rekan Kerjanya Terkenal Baik dan Tak Macam-macam
Tribun Medan/Sofyan Akbar
Keluarga Chairul Ridho saat menunggu jenazah di Kamar Mayat RS Brimob, Minggu (14/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Sofyan Akbar

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Rekan kerja Chairul Ridho yang bekerja di PT Beringin Gigantara yang berada di Jalan Merak No 58 mengatakan kalau Ridho merupakan orang yang baik.

"Dia itu orangnya baik, dan tidak neko-neko. Mudah bergaul dan bisa diterima semua teman-teman karena sifat baiknya,"kata Muliono saat disambangi di Kamar Mayat RS Brimob, Minggu (14/1/2018).

Ia menceritakan Chairul Ridho dibawa polisi pada Jumat (12/1/2018) setelah dia mengabsen di kantor. "Kalau tidak salah itu sekitar jam 7 pagi. Ridho dipanggil polisi dan dibawa polisi dengan mobil. Tapi saya tidak mengingat warna dan mobil apa yang membawa Ridho bersama polisi,"kata pria yang akrab disapa Yono ini.

Ia mengaku dirinya tidak mengetahui h

Baca: Sebelum BRI Kebobolan Rp 6 Miliar, Chairul Ridho Sempat Ajukan Cuti

Baca: 2 Pemain Asing Baru PSMS Medan Belum Bisa Diturunkan Djanur di Laga Perdana Piala Presiden

Baca: Chairul Ridho Tewas, Inilah Nama - nama Polisi yang Menangani Kasus Penggelapan Uang BRI Rp 6 M

al itu karena, dirinya mendapat informasi dari Satpam. "Satpam bilang kalau Ridho dibawa polisi,"ujarnya.

Mengetahui hal itu, kata pria dengan lobe di kepalanya ini mengatakan kalau dirinya sempat menelpon Ridho di pagi hari dan ia (Ridho) bilang kalau dirinya sedang jalan-jalan sama polisi dan diajak makan.

Halaman
12
Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help