Semangat Baru Sumut

JR Saragih Berdoa, 2018 Jadi Tahun Berkat Bagi Kaum Ibu HKI

Ini momentum yang indah, karena hari ini adalah pelaksanaan ibadah syukuran dan pencanangan hari ibu untuk jemaat HKI

JR Saragih Berdoa,  2018 Jadi Tahun Berkat Bagi Kaum Ibu HKI
JR Saragih saat menghadiri Ibadah Syukuran Awal Tahun dan Pencanangan Tahun Ibu HKI 2018, di HKI Pusat, Jalan Melanthon Siregar, Pematangsiantar, Selasa (16/1/2018). 

TRIBUN-MEDAN.COM, SIANTAR - Bupati Kabupaten Simalungun JR Saragih, hadiri acara Ibadah Syukuran Awal Tahun dan Pencanangan Tahun Ibu HKI 2018, di HKI Pusat, Jalan Melanthon Siregar, Pematangsiantar, Selasa (16/1).

Dalam sambutannya, JR menyampaikan peran dan arti penting kehadiran kaum perempuan bagi kehidupan. Ia mengapresiasi pencanganan hari Ibu HKI.

"Ini momentum yang indah, karena hari ini adalah pelaksanaan ibadah syukuran dan pencanangan hari ibu untuk jemaat HKI, tanpa ibu kita tidak menjadi apa-apa. Karena beliau-beliau lah kita ke dunia ini, "kata JR Saragih.

Ia berharap di tahun 2018, kaum ibu terus bangkit dalam meningkatkan perdamaian, yang berperan dalam perekonomian keluarga. Kehadiran kaum ibu dianggap JR menjadi sendi dalam sebuah keluarga dan hubungan bersosial.

"Saya berharap di tahun ini kaum ibu Kiranya menjadi tahun berkat di seluruh penjuru indonesia. Menyampaikan apresiasi atas tahun ibu yang dirayakan HKI. Semoga ibu-ibu dapat menggerakan perekonomian masyarakat karena HKI ada dimana-mana", ujarnya.

Baca: Puluhan Pasien Panti Rehab Narkoba LRPPN Medan Kabur saat Jam Makan Siang

Baca: Menkeu Sri Mulyani Wawancara Langsung Nasabah UMi di Belawan

Kehadiran Bupati diterima Ephorus HKI Pdt Manjalo Pahala Hutabarat, Sekjen HKI Pdt DR Batara Sihombing, didampingi Bishop GKPI Pdt Oloan Pasaribu, mantan Ephorus HKI, Ketua Pengurus Yayasan Panti Asuhan Zarfat HKI AKBP Robert Simanjuntak.

Pada kesempatan itu Pdt Rosinta br Malau memberikan renungan bahwa HKI hidup karena kaum ibu. Pada sesi acara yang sedang berlangsung, kaum ibu melakukan ibadah dan pragmen tentang kehidupan sehari-hari kaum ibu di dalam rumah tangga.

"Dimana saat ibadah setiap Minggunya kaum ibu mendominasi pada saat ibadah. Karena mengakui sisi hawa untuk menciptakan kesepadan kaum Adam di dunia. Bahkan terbukti hawa dibagi untuk Adam," kata Rosinta br Malau.

Ephorus HKI Pdt Manjalo Pahala Hutabarat, mengatakan, jangan lagi kita kembali ke masalah pada tahun silam. Saat ini menjadi penting untuk mengambil hikmah dari kesalahan tahun sebelumnya, sembari berusahaa meningkatkan pelayanan dan perdamaian cinta kasih.

"Di tahun 2018 kita lebih sedikit lagi, lebih cepat lagi untuk membangun kualitas Manusia khususnya HKI, yang cerdas dalam melakukan aktivitas," kata Manjalo Hutabarat. (Dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved