Semangat Baru Sumut

Ibu JR Saragih Istri dan Putrinya Ikut Paborhathon Dirinya menuju Pilgub Sumut

"Terima kasih sebesar-besarnya kepada semuanya yang hadir mendoakan. Terutama mendoakan tanah Habonaran do Bona"

Ibu JR Saragih Istri dan Putrinya  Ikut Paborhathon Dirinya menuju Pilgub Sumut
JR Saragih melangkah ke acara Paborhathon masyarakat bersama ibunya, istrinya, dan anaknya di Pematangraya, Sabtu (27/1/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.COM, RAYA - Tiga perempuan yang berperan penting bagi Jopinus Ramli Saragih ikut mendampinginya dalam acara Paborhathon (Pemberangkatan) untuk menjadi Calon Gubernur Sumatera Utara. Ketiganya perempuan itu adalah ibunya, istrinya Eurinita Tarigan, dan putrinya bernama Efarina Margaretha Saragih.

Istrinya terlihat mengenakan kebaya warna merah muda, begitu juga ibunya. Sedangkan anaknya, Efarina tampak sederhana dengan fesyen casual atasan berwarna putih tanpa makeup.

Hadir bersama ibunya, JR berulangkali terisak-isak saat penyanyi mengajaknya menyanyikan lagu Burju ni Dainang atau Mauliate ma Inang (Terima Kasih Ibu). Ia pun bernyanyi tersendat-sendat diiringi penyanyi utama Arvindo Simatupang.

JR bukan kali pertama menangis tiap mendengar nyanyian tentang kasih seorang ibu. Di beberapa kesempatan sebelumnya, seperti pada malam tahun baru, ia juga menitikkan air mata saat Maria Calista melantunkan tembang Mauliate ma Inang di pinggiran Danau Toba.

Baca: Duh, Polwan Tepergok Selingkuh, Lagi Indehoy saat Digerebek Suami di Kamar

Baca: Pembunuh Wanita Cantik Ditangkap, Tubuh Korbannya saat Ditemukan tanpa Busana

JR dalam sambutannya mengatakan, terima lasih kepada perempuan-perempuan hebat dalam hidupnya. Kepada seluruh tokoh agama dan tokoh masyarakat adat, pimpinan pondok pesantren dan relawan-relawan JR, masyarakat dan pecinta JR, ia juga mengucapkan terima kasih sebesarnya atas kehadiran yang telah bersama-sama mendoakan tanah Habonaron do Bona. 

"Terima kasih sebesar-besarnya kepada semuanya yang hadir mendoakan. Terutama mendoakan tanah Habonaran do Bona (Simalungun) akan hadir ke Sumut untuk menjadi garam dan terang. JR Saragih tak ada sedikitpun kekuatan melainkan karena adanya orang-orang hebat di depan saya untuk menjadikan lagi Sumut lebih baik lagi seperti kejayaan Sumut pada 20 tahun silam," ungkapnya. 

"Kami mohon doa restu untuk membangun Sumut ke depan. Kami mohon doa restu kiranya saya menkadi pemimpin dan pelayan bagi masyarakat Sumatera Utara. Apa yang saya lakukan adalah regenerasi bagi Simalungun," pungkasnya. (Dyk/tribun-medan.com) 

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved