Semangat Baru Sumut

JR Saragih Dianggap Tokoh Politik, Contoh Teladan Toleransi Beragama

"Kita berharap pemerintah dan ulama bisa menjadi perekat dan pemersatu sehingga menjadi penyejuk buat hati manusia"

JR Saragih Dianggap Tokoh Politik, Contoh Teladan Toleransi Beragama
JR Saragih 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.COM, RAYA - Bupati Simalungun Jopinus Ramli Saragih menghadiri acara Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW dan Haul ke-8 Syekh Abdurrahman Rajagukguk.  

Jamaah Pondok Persulukan Majelis Zikir Thariqat Naqsyabandiyah Serambi Babussalam se-Sumatera Utara hadir di acara tersebut.

Silaturahmi JR dengan jamaah Naqsyabandiyah telah terjalin lama. Sehingga beberapa jamaah telah memahami JR Saragih sebagai tokoh politik yang membangun hubungan baik dengan tokoh-tokoh antar agama.

"Sosok Bapak JR Saragih merupakan tokoh politik yang bisa menjadi teladan masyarakat dalam beragama," ucap jamaah Deli Serdang, Haji Muklisam di Yayasan Majelis Zikurllah Masjid Ar Rahman - Pondok Persulukan Majelis Zikir Thariqat Naqsyabandiyah Serambi Babussalam Desa Jawa Tongah, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Minggu (28/1/2018).

Menurutnya, apa yang dilakukan orang nomor satu di Kabupaten Simalungun ini sesuai dalam ajaran agama Islam. Di mana toleransi antar umat beragama perlu dilakukan.

Baca: Mitsubishi Roadshow ke 10 Kota Bersama Iwan Fals, Capai Penjualan Kendaraan Terbanyak

Baca: Penyidik Kejati Dalami Kasus Dugaan Korupsi di Bapemas Sumut, Ada Tersangka Baru?

"Dalam agama Islam ada yang namanya tasamuh artinya toleransi dan ini yang diinginkan sesuai keinginan rasul apalagi dalam agama Islam tidak membatasi agama manapun untuk saling mengayomi, dan itu ada pada diri Bapak JR," lanjutnya.

Selain itu, dirinya melihat sosok pria bernama lengkap JR merupakan tokoh yang perlu diteladani sehingga masyarakat di Sumatera Utara memiliki kedamaian, terutama sikap toleransi beragama.

"Inilah tokoh yang perlu diteladani, karena dalam agama Islam memiliki salah satu ajarannya yaitu Uswatun Hasanah. Di mana, kemajemukan memiliki toleransi yang tinggi dan harus dijaga, sehingga ada kedamaian dalam diri masyarakat terlebih kerukunan beragama menjadi contoh baik dalam bekerja," katanya.

Jamaah asal Tanjung Balai, Kholifah Ridwan Sitorus mengatakan, dengan melihat jiwa sosial tinggi di dalam diri JR Saragih maka bisa menjadikan masyarakat Sumatera Utara memiliki persatuan yang kuat.

"Walaupun berbeda agama, namun semua ciptaan Tuhan memiliki rasa menghormati, tidak boleh saling memusuhi, memiliki akidah yang baik, mempunyai hati yang ikhlas dan itu ada pada sosok Bapak JR Saragih," bebernya.

Tuan Guru Syekh Sahban Rajagukguk menambahkan hubungan ulama dengan pemerintah bisa menembus kearifan lokal, kepedulian sosial serta keinginan JR Saragih untuk menghidupkan agama Islam bisa menjadi teladan bagi siapapun, tokoh masyarakat maupun tokoh politik yang ada di Sumatera Utara ini.

"Kita berharap pemerintah dan ulama bisa menjadi perekat dan pemersatu sehingga menjadi penyejuk buat hati manusia, apalagi Simalungun adalah tempat keberagaman agama, sehingga menjadi pembangkit untuk membangun Sumatera Utara melalui kinerja Bapak JR Saragih," pungkasnya. 

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help