Didakwa Lakukan Pungli, Kadisdik Langkat dan Tiga Kepala Sekolah tak Ajukan Eksepsi

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Langkat, Salam Syahputra dan tiga kepala sekolah yaitu Kepala SMPN 3

Didakwa Lakukan Pungli, Kadisdik Langkat dan Tiga Kepala Sekolah tak Ajukan Eksepsi
Empat terdakwa kasus pungutan liar sama BOS di Disdik Langkat, yaitu Kadisdik Langkat Dalam Syahputra (paling kiri), Bendarahara MK2SN, Patini (dua dari kiri), Restu Balian Hasibuan dan Koordinator MK2SN/Korwil Langkat Hilir, Sukarjo (paling kanan) saat menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor Medan, Senin (29/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Langkat, Salam Syahputra dan tiga kepala sekolah yaitu Kepala SMPN 3 Tanjung Pura sekaligus Koordinator MK2SN/Korwil Langkat Hilir, Sukarjo; Kepala SMPN 3 Stabat sekaligus Bendarahara MK2SN, Patini; dan Kepala SMPN 2 Gebang sekaligus Korwil Langkat Teluk Haru, Restu Balian Hasibuan menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor pada PN Medan, Senin (29/1/2018).

Jaksa Penuntu Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri(Kejari) Langkat, Disman Gurning dalam persidangan di Ruang Kartika menyebutkan, keempatnya didakwa melakukan pungutan liar (pungli) dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat pada tahun 2017 lalu.

Seusai pembacaan dakwaan oleh JPU tersebut, keempat terdakwa melalui penasihat hukumnya, Bambang Santoso mengaku tidak mengajukan nota keberatan (eksepsi) atas dakwaan jaksa.

"Menurut kita, dakwaan jaksa sudah sesuai dengan hukum acara dan petunjuk teknis dari Kejagung," kata Bambang kepada Tribun Medan.

Sehingga, menurutnya para terdakwa pada persidangan selanjutnya akan langsung mendengarkan keterangan saksi yang dihadirkan jaksa.

Baca: Sudah Kena Gagal Ginjal, Candra dan Istri Jual Sabu

"Bila ada fakta persidangan yang tidak sesuai, maka nantinya kita harus lakukan bantahan dan akan dibacakan saat agenda pledoi," jelas Bambang.

Untuk diketahui, kasus ini bermula ketika Tim Saber Pungli Polda Sumut melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Langkat, Salam Syahputera bersama 11 orang lainnya, terkait Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk tingkat SMP di daerah tersebut pada Selasa (17/10/2017) lalu sekitar pukul 11.00 WIB.

Saat OTT berlangsung, petugas mengamankan 11 orang. Kesebelas orang ini tertangkap di SMP Negeri 4 Sei Lepan di Desa Harapan Makmur, Sei Lepan, Langkat, saat para kepala sekolah sedang menyetorkan potongan Dana BOS dari delapan SMP.

Dalam penangkapan ini, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai Rp 76.010.000, daftar hadir peserta rapat, buku catatan bendahara, berisi kutipan dana BOS.

Belakangan dari sebelas orang yang diamankan, polisi akhirnya hanya menetapkan empat orang sebagai tersangka. Saat ini keempatnya juga telah ditahan di Rutan Tanjunggusta.

(cr8/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved