Puluhan Hektare Jagung Gagal Panen, Petani Menjerit

Hal ini diakibatkan bibit jagung yang diberikan Dinas Pertanian kepada masyarakat tidak bermutu sehingga mengakibatkan petani merugi.

Puluhan Hektare Jagung Gagal Panen, Petani Menjerit
Tribun Medan / doc
Ilustasi Panen Jagung 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Arjuna Bakkara

TRIBUN-MEDAN.Com, BALIGE - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Tobasa Dapil III mengelar reses di Kecamatan Parmaksian, Tobasa Rabu (7/2/2018).

Di antaranya adalah Resman Marpaung dan Fauzi Sirait, Effendi Napitupulu, Rahmat K Manullaang, Hisar Hutagaol, dan Winner Sinambela .

Reses yang diadakan di Aula Kantor Camat Parmaksian iti dihadiri Camat Parmaksian Paiman Butar Butar, Kapolsek Porsea AKP Napsanto Sertiaso, Danramil 13 Porsea Kapten B Simanjuntak dan lin sebagainya.

Fauzi Sirait, dalam acara reses tersebut mengeluhkan kinerja Dinas Pertanian Kabupaten Tobasa.

Dia membeberkan  puluhan hektar jagung gagal panen. Hal ini diakibatkan bibit jagung yang diberikan Dinas Pertanian kepada masyarakat tidak bermutu sehingga mengakibatkan petani merugi.

Baca: Tega Buang Bayi di Kebun Kelapa Sawit, Sepasang Kekasih Ditangkap Polisi

“Semua bibit yang yang diserahkan Dinas Pertanian gagal panen, akibat bibit ini masyarakat menjadi korban,"sebutnya.

Dia menambahkan, kejadian gagal panen jagung ini juga terjadi di kecamatan lain.

Menurut perkiraan dan sesuai laporan masyarakat, para petani jagung mengalami kerugian hingga puluhan juta.(*)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved