Jangan Coba-coba! Panwaslih Pantau Akun Facebook Milik ASN

Jadi sebagai ASN tidak boleh ikut-ikutan di Pilkada ini apalagi ikut termasuk melakukan kampanye hitam,"

Jangan Coba-coba! Panwaslih Pantau Akun Facebook Milik ASN
TRIBUN MEDAN/Indra Gunawan Sipahutar
Panwaslih Deliserdang melakukan kegiatan temu ramah dengan wartawan Selasa, (13/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM- Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Deliserdang meminta agar setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat memanfaatkan media sosialnya dengan cerdas. Komisioner Panwaslih Deliserdang, Erina Kartika Sari menyebut saat ini pihaknya telah mengerahkan seluruh jajarannya untuk mengawasi akun media sosial yang dimiliki oleh ASN yang diketahui. Menurutnya hal ini perlu untuk dilakukan karena untuk saat sekarang ini kampanye hitam bisa dilakukan dengan memanfaatkan media sosial. 

" Jadi sekarang ini sudah ada memang ASN yang akun facebooknya terus kita pantau. Ya kalau memang ada pelanggaran ya akan kita panggil yang bersangkutan. Jadi sebagai ASN tidak boleh ikut-ikutan di Pilkada ini apalagi ikut termasuk melakukan kampanye hitam,"ujar Erina Kartika Sari Selasa, (13/2/2018) sore.

 Ia menyebut masyarakat juga dapat berpartisipasi melakukan pengawasan membantu Panwaslih. Disebut jika memang masyarakat ada menemukan akun media sosial ASN yang mengarah dan mengajak pilihan tertentu. Atas adanya laporan dari masyarakat itu nantinya Panwaslih akan melakukan tindak lanjut.

Baca: Pemko Siantar Resmi Aktifkan Gedung Tourism Information Centre

Baca: Habisi Nyawa Teman Satu Sel, Jaksa Tuntut Abdul Rahman 20 Tahun Penjara

 " Ya makanya siapapun orangnya boleh saja untuk melaporkan ke kita. Screenshot kan saja media sosialnya, dan bawa ke kita. Akan kita tindaklanjuti pasti. Nanti kita panggil dan periksalah ASN nya. ASN itu memang sudah jelas harus netral tidak boleh berpihak kemana pun sama dengan kita,"kata Erina di dampingi Ketua dan Sekretaris Panwaslih, Asman Siagian dan Bob Indrawan.

 Tidak main-main jika terbukti telah terjadi pelanggaran, Erina menjelaskan pihaknya dapat merekomendasikan kasus yang dikenakan kepada ASN tersebut ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Selain di media sosial, disebut saat ini pihaknya juga terus memantau apakah ada keterlibatan ASN dalam setiap aktivitas yang dilakukan oleh bakal pasangan calon. Sama seperti di pengawasan untuk media sosial jika memang masyarakat ada menemukan ASN yang terlibat dalam kegiatan salah satu bakal pasangan calon juga dapat melaporkannya ke Panwaslih.(dra)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help