Edutour PGTK YPSA Mengenalkan Transportasi Massal pada Siswa

program Edutour 1439H/2018 ke Kereta api Bandara dan Bandara Internasional Kualanamu, Rabu (14/2/2018)

Edutour PGTK YPSA Mengenalkan Transportasi Massal pada Siswa
IST
Siswa-siswi PG/TK YPSA melaksanakan program Edutour 1439H/2018 ke Kereta api Bandara dan Bandara Internasional Kualanamu, Rabu (14/2/2018) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - "Siapa di sini yang sudah pernah naik kereta api? Tanya Ketua Harian Addaratul Hasanah, kepada siswa-siswi sesaat akan melepas keberangkatan siswa-siswi PG/TK YPSA melaksanakan program Edutour 1439H/2018 ke Kereta api Bandara dan Bandara Internasional Kualanamu, Rabu (14/2/2018) disambut dengan jawaban lucu murid-murid yang hampir seluruhnya belum pernah menaiki alat transportasi darat ini.

"Nanti anak-anak Miss akan naik kereta api dan akan diajak untuk melihat seperti apa keadaan di dalam kereta api, jadi manfaatkan dengan baik dan banyak bertanya kepada Bapak pemandu yang ada di sana ya," lanjut Ketua Harian YPSA ini.

Addratul Hasanah menjelaskan, Edutour 1439H/2018 ini bertujuan untuk mengenalkan sejak dini kepada siswa-siswi tentang salah satu transportasi darat yang paling banyak digunakan oleh masyarakat umum ketika bepergian dan beraktivitas.

Baca: Ribuan Pendukung Eddy-Jimmi Konvoi di Jalan Protokol

Ketua Panitia sekaligus Kepala PG/TK YPSA Ine Nuraini juga menjelaskan bahwa edutour tahun ini mengusung konsep "Transportasi Massal". Kegiatan diawali menuju stasiun kereta api bandara dan melihat lebih dekat bagaimana kereta api dan apa yang saja ada di dalam kereta api tersebut, kemudian berlanjut dengan menaiki kereta api menuju Bandara Internasional Kualanamu, untuk mendapatkan edukasi bagaimana prosedur mulai dari pemesanan tiket hingga saat akaan menunggu keberangkatan pesawat.

Humas PT Railink Qashmal menuturkan bahwa PT Railink telah mengembangkan sistem layanan terpadu dalam pengelolaan dua stasiun yang meng-hubungkan rute Medan – Kualanamu ini. Dua stasiun tersebut adalah City Railway Station di pusat kota Medan dan Airport Railway Station di Bandara Kuala Namu.

"Masing-masing stasiun ini telah dibangun untuk melayani penumpang dengan berbagai fasilitas pendukung yang modern serta dikelola oleh sumber daya manusia yang cakap dan terampil. Kami berusaha untuk dapat menghadirkan layanan yang akan menjadi pengalaman yang menyenangkan baik sebagai pembuka maupun penutup perjalanan para penumpang KA Bandara," ujarnya.

Baca: Calon Bupati yang Menyalahgunakan Dana Kampanye akan Didiskualifikasi

Para penumpang, pengantar atau penjemput, akan mendapatkan tempat yang aman, sejuk dan nyaman saat menunggu KA Bandara, baik di Stasiun KA Bandara Medan maupun di Stasiun KA Bandara Kualanamu. Sejumlah fasilitas tersedia lengkap, mulai dari fasilitas umum seperti toilet, musala, serta ruang menyusui (nursery room) yang selalu dalam kondisi yang bersih dan nyaman, hingga jaringan internet nirkabel (wi-fi) gratis. Untuk kebutuhan lain, telah disiapkan pula toko-toko retail, galeri ATM, money changer, hingga resto-café bertaraf internasional.

Dalam kegiatan ini, siswa-siswi PG/TK YPSA diizinkan untuk melihat lebih dekat bagaimana pesawat lepas landas dan mendarat di Lapangan Bandara Kuala Namu, dengan begitu senang dan antusias siswa-siswi PG/TK YPSA menyaksikan pesawat terbang yang memiliki warna yang beraneka ragam.

Menjelang siang, acara dilanjutkan dengan makan bersama-sama sebelum kembali pulang ke Medan dengan menggunakan kereta api bandara.(*)

Editor: Muhammad Tazli
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help