Jangan Kira Sama Kelenteng dan Vihara, Simak Ini Perbedaannya

Banyak yang mengirang Kelenteng atau Klenteng dan Vihara merupakan tempat beribadah umat Buddha dengan konsep yang serupa.

Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN MEDAN/ Victory
Umat Budha Rayakan Tahun Baru Imlek dengan menggelar Ibadah Chi Fuk Siaw Cai Hu Hui di Vihara Borobudur Medan, Jl. Borobudur Medan. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Masih banyak orang yang menganggap Kelenteng dan Vihara adalah sama.

Banyak yang mengirang Kelenteng atau Klenteng dan Vihara merupakan tempat beribadah umat Buddha dengan konsep yang serupa.

Padahal keduanya jauh berbeda. Perbedaan ini tampak dari umat yang menggunakannya hingga tata cara peribadatannya.

Kelenteng merupakan tempat beribadah bagi umat Konghucu atau Tionghoa perantauan.

Di dalam Kelenteng ini terdapat berbagai macam rupang/patung dewa-dewi, di antaranya rupang aliran Buddha Mahayana, rupang aliran Taois, rupang aliran Konfusianis.

Pada awalnya, dewa-dewi itu dihormati oleh penganut marganya masing-masing.

Seiring perkembangan zaman, untuk menghormati dewa-dewi oleh berbagai macam marga, dibuatkanlah ruangan khusus yang dikenal sebagai Kelenteng.

Di dalam klenteng, bagian samping atau belakang dikhususkan untuk leluhur yang masih dihormati oleh sanak keluarga masing-masing.

Adapula tempat untuk mempelajari ajaran-ajaran atau agama leluhur, seperti Konghucu, Taoisme, Konfusianis, hingga Buddha.

Baca: Pawai Sambut Kepulangan Rizieq Shihab ke Tanah Air, Kalau Gak Dapat Izin?

Baca: Cagub Sumut Edy Rahmayadi Ajak Relawan Semangati Masyarakat Datang ke TPS

Dengan hadirnya Kelenteng ini, muncul pula sebutan Tri Dharma, yaitu 3 Kebenaran yang mengacu pada ajaran Buddha, Taois, dan Konfusianisme.

Sementara, Vihara merupakan tempat beribadah untuk umat Buddha.

Vihara umumnya tidak memiliki banyak rupang/patung, hanya ada patung Buddha atau patung Kwan Yin.

Jika di altar Vihara hanya ada satu rupang Buddha, maka itu adalah Vihara Aliran Threavada. Rupang tersebut adalah Rupang Buddha Gautama.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved