Penjual Sabu Divonis Delapan Tahun

Pengadilan Negeri Simalungun memvonis Zulmi Azis Rangkuti (27), penjual narkotika jenis sabu divonis dengan pidana penjara 8 tahun.

TRIBUN-MEDAN.com, RAYA - Pengadilan Negeri Simalungun memvonis Zulmi Azis Rangkuti (27), penjual narkotika jenis sabu divonis dengan pidana penjara delapan tahun. Sedangkan dua pembeli, yakni Ilham Syahputra alias Busuk (23) divonis enam tahun dan Bambang Suseno (20) divinis lima tahun enam bulan. Vonis diberikan dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Siantar, Senin (12/2) dan dipimpin

Majelis Hakim, Abdul Hadi Nasution selaku hakim ketua didampingi Nasfi Firdaus dan Hendrawan Nainggolan selaku hakim anggota. Sedangkan Melnita bertindak sebagai Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan bahwa ketiga warga Nagori Purbasari, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun itu terbukti bersalah melanggar Pasal 114 ayat 1 junto Pasal 132 Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

"Selain pidana penjara, ketiga terdakwa dijatuhi pidana denda senilai Rp 1 miliar. Apabila denda tidak dibayar, diganti dengan pidana penjara selama 6 bulan," kata Hakim Ketua

Baca: Pria Ini Sudah Lama Jadi Penjual Sabu, Polisi Lakukan Hal Ini untuk Menangkapnya

Vonis hukum diketahui lebih ringan dari tuntutan JPU. Pada sidang sebelumnya, JPU menuntut Zulmi dengan pidana penjara selama 9 tahun, sedangkan Ilham dan Bambang dituntut dengan pidana penjara selama 8 tahun.

Ketiganya ditangkap personel Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun pada 8 September 2017 silam. Polisi mengamankan Zulmi dari rumahnya.Dari rumah Zulmi, polisi menemukan barang bukti berupa bungkusan plastik sedang yang di dalamya terdapat sebungkus plastik klip kecil berisi sabu seberat 0,14 gram.

Ketika diinterogasi, Zulmi mengaku, sabu tersebut dibelinya dari Dede (DPO) seharga Rp 500 ribu.

Usai membeli sabu, Zulmi memaketinya menjadi beberapa paket kecil. Lalu, dua bungkus plastik klip kecil berisi sabu dijual Zulmi kepada Ilham dan Bambang seharga Rp 350 ribu.(*)

Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help