7 Larangan PNS Selama Pilkada, Beri Like Sosmed hingga Foto Bareng, Hukumannya Berat

Sanksinya penundaan kenaikan gaji berkala sampai dengan pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri.

7 Larangan PNS Selama Pilkada,  Beri Like Sosmed hingga Foto Bareng, Hukumannya Berat
kolase/tribunwow
Ilustrasi PNS 

TRIBUN-MEDAN.com-Badan Pengawas Pemilihan Umum memberikan himbauan pada Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak melanggar tujuh larangan selama Pemilihan Kepala Daerah 2018.

Dilansir TribunWow.com, melalui akun Instagram@fadjroelrachman yang menyebarkan edaran dari Bawaslu, Selasa (20/2/2018).

Dalam edaran tersebut tertulis jika PNS harus menjaga netralitas selama tahun politik mengingat akan digelarnya pemilu legislatif maupun pemilihan presiden.

Tertulis dalam edaran itu, tertulis dasar hukumnya antara lain a UU nomor 5 tahun 2014, UU nomor 10 tahun 2016, PP 53 tahun 2010, PP 42 tahun 2004, dan Surat MenPANRB.

Inilah tujuh larangan ONS di tahun politik.

1. ASN dilarang mendeklarasikan diri sebagai calon kepala daerah.

2. Dilarang memasang spanduk promosi kepada calon.

3. Dilarang mendekati Parpol terkait dengan pungusulan dirinya atau orang lain menjadi calon.

4. Dilarang mengunggah, memberikan like, atau mengomentari dan sejenisnya serta menyebarluaskan gambar maupun pesan visi misi calon baik di media online atau media sosial.

Halaman
12
Editor: Liston Damanik
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help