Semangat Baru Sumut

Kuasa Hukum JR Saragih Telah Menyerahkan Ijazah S-3 saat Mendaftar ke KPU Sumut

"Dalam mendaftarkan ke KPU, JR Saragih juga memasukkan ijazah lainya, bukan hanya SMA saja melainkan dimasukkan pula ijazah S-3nya,"

Kuasa Hukum JR Saragih Telah Menyerahkan Ijazah S-3 saat Mendaftar ke KPU Sumut
Tribun Medan/M Fadli
Persidangan musyawarah gugatan JR Saragih dan Ance dilaksanakan di Kantor Bawaslu Sumut, Jalan Adam Malik, Medan, Selasa (20/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Perlahan mulai terkuak berkas apa yang diserahkan oleh JR Saragih dan Ance Selian saat mendaftar ke KPU Sumatera Utara guna maju di Pilkada Sumatera Utara 2018. Salah satunya, penyerahan ijazah S-3 oleh JR Saragih.

"Dalam mendaftarkan ke KPU, JR Saragih juga memasukkan ijazah lainya, bukan hanya SMA saja melainkan dimasukkan pula ijazah S-3nya," ucap Kuasa Hukum JR Saragih Ikwanuddin Simatupang di Bawaslu, Medan, Sumatera Utara, Selasa (20/2/2018).

Dijelaskan Ikhwanuddin bahwa penyerahan ijazah S3 JR Saragih sebagai bukti keganjalan kebijakan KPU menggagalkan langkah JR. Pihak JR Saragih merasa heran mengapa bukan ijazah terakhir yang menjadi keputusan KPU Sumatera Utara.

"Sesuai dengan UU nomor 10 tahun 2016 pasal 45 bahwa ijazah terakhir menjadi syarat utama buat mereka yang akan maju menjadi calon kepala daerah, tapi anehnya kenapa ijazah SMA yang menjadi keputusan KPU Sumatera Utara. Tentu ini jadi pertanyaan," tambahnya lagi.

Sementara itu, Ketua KPU Sumatera Utara Mulia Banurea berkilah bahwa pihaknya sudah mempersiapkan semua jawaban atas pembacaan pemohon dalam hal ini pihak JR Saragih dan Ance Selian.

"Kita akan memberikan jawaban tanggal 23 Februari dalam permusyawaratan sengketa ini. Oleh karenanya itu, ini menjadi bagian tugas kami dan dalam proses untuk menjelaskan kepada publik," bebernya.

Ketua Bawaslu Sumatera Utara Syafrida Rasahan mengatakan bahwa sidang ini akan berlangsung selama 12 hari terhitung tanggal 19 Februari hingga 3 Maret 2018.

"Semua pihak hadir di musyawarah sengketa ini dengan baik bahwa agenda hari ini adalah pembacaan pemohon dan tanggal 23 jawaban dari termohon setelah itu sesuai kesepakatan maka tanggal 24 sampai 27 Februari akan dilakukan proses pembuktian barulah tanggal 3 Maret penentuan hasilnya," pungkasnya.

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help