Wakil Bupati Pakpak Bharat Meninggal Dunia, Bupati Remigo: Kami Kehilangan Seorang Figur!

Wakil Bupati Pakpak Bharat, Ir H Maju Ilyas Padang, meninggal dunia di RSUD Tarakan

Wakil Bupati Pakpak Bharat Meninggal Dunia, Bupati Remigo: Kami Kehilangan Seorang Figur!
Istimewa
Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu dan Wakil Bupati Pakpak Bharat H.Maju Ilyas Padang.

TRIBUN-MEDAN.COM - Wakil Bupati Pakpak Bharat, Ir H Maju Ilyas Padang, meninggal dunia di RSUD Tarakan, Jakarta, Selasa (20/2/2018), sekira pukul 04.53 WIB.

Ia sempat dirawat beberapa bulan dan dalam kondisi kritis beberapa hari.

H. Maju Ilyas Padang, lahir di Desa Tambahan, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, pada 4 April 1951.

Ia meninggalkan seorang istri, Hj Idahliani Sagala, 5 orang putra-putri dan 7 orang cucu. 

H Maju Ilyas Padang menjabat Wakil Bupati Pakpak Bharat selama dua periode, yaitu 2010-2015 dan 2016-2021.

Bupati Pakpak Bharat, Dr Remigo Yolando Berutu MFin MBA sangat sedih dan merasa kehilangan sahabat terbaiknya.

“Bersama-sama kami berjuang untuk memajukan Kabupaten Pakpak Bharat selama hampir 2 periode ini. Sosok almarhum adalah figur yang rendah hati dan begitu peduli dengan Kabupaten Pakpak Bharat serta eksistensi suku Pakpak," ujarnya.

Menurut Remigo, Wakil Bupati Maju Ilyas Padang adalah sosok yang disiplin, tegas namun sekaligus pengayom ASN dan masyarakat dalam kesehariannya.

"Kami, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat dan seluruh masyarakat, sungguh terpukul dengan kepergian Bapak Wakil Bupati," ujar Bupati Remigo kepada Tribun-Medan.com, Selasa sore. 

Baca: Remigo Berutu Ingin Bangun Sekolah Unggulan

Baca: Semarak Halal bi Halal Pakpak Bharat, Remigo: Mari Tetap Kita Jaga Kerukunan di Pakpak Bharat

Baca: Bupati Remigo Ingatkan Pejabat yang Dilantik Agar Bekerja Penuh untuk Percepatan Pembangunan

Selain kehilangan seorang figur yang punya semangat juang yang tinggi, Bupati Remigo juga memohon kepada seluruh masyarakat dan handai taulan yang sempat mengenalnya untuk mendoakan arwahnya agar diberikan tempat yang terbaik sesuai dengan amal ibadahnya, dan mohon juga agar memaafkan segala kesalahannya selama beliau hidup.

Bupati Remigo memohon, agar mendoakan istri, anak-anak serta cucu-cucu beliau dan juga kami semua agar dapat tabah dan meneruskan harapan dan cita-cita semasa hidupnya.

"Marilah kita sama-sama berikan doa dan penghormatan kepada beliau, salah seorang tokoh Pakpak Bharat mulai dari awal pemekaran hingga mengisi pembangunan di Kabupaten ini," ujarnya.  (*)

Penulis: Abdi Tumanggor
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved