Home »

Karo

Banjir Lahar Dingin Gunung Sinabung Terjang Kabupaten Karo

Kali ini warga Kabupaten Karo kembali dilanda banjir lahar dingin pascaerupsi.

Banjir Lahar Dingin Gunung Sinabung Terjang Kabupaten Karo
TRIBUN MEDAN/RISKY CAHYADI
Warga bersama petugas pemadam kebakaran membersihkan ruas jalan yang diselimuti erupsi Gunung Sinabung, di Desa Payung, Karo, Sumatera Utara, Senin (19/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Usai dilanda erupsi Gunung Sinabung pada Senin (19/2/2018) lalu.

Kali ini warga Kabupaten Karo kembali dilanda banjir lahar dingin pascaerupsi.

Tepatnya daerah yang digenangi lahar dingin adalah Desa Perbaji di Kecamatan Tiganderket, dan Desa Sigarang-garang Kecamatan Naman Teran.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo, Natanael Peranginangin.

Ia menyebutkan dalam peristiwa tersebut mulai berlangsung Rabu (22/2/2018) malam dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Baca: Puluhan Ribu Hektar Lahan Pertanian di Karo Terancam Gagal Panen Akibat Erupsi Sinabung

"Ada rumah di Desa Sigarang-garang milik warga bernama Sembiring diterjang banjir lahar dingin tadi malam pada pukul 21.00 WIB. Rumah itu terbawa lahar yang mengalir di arus sungai," jelasnya kepad Tribun-Medan.com, lewat sambungan selular, Kamis (22/2/2018).

Ia menceritakan pada saat kejadian memang kondisi desa di area yang diterjang lahar dingin sudah kosong dari warga karena telah dievakuasi.

"Beruntung pada saat itu di kedua desa memang telah dievakuasi dan telah kosong maka tidak ada korban jiwa. Hari ini kondisinya masyarakat sekarang sudah kembali seperti biasa dan melakukan aktivitas. Namun memang masih dilarang memasuki zona merah," jelasnya.

Baca: PSMS Medan Latihan, Suporter Sempatkan Penggalangan Dana Peduli Pengungsi Sinabung

Meski Natanael mengungkapkan masih banyak warga yang kerap masuk ke zona merah meski sudah dilarang masuk ke wilayah yang ditetapkan menjadi daerah bahaya.

"Petugas sudah memberikan larangan tegas kepada masyarakat untuk tidak masuk ke kawasan zona merah. Imbauan kita tetap sama waspadai zona yang dialiri laharan dingin dan tidak masuk ke zona merah yang sudah ditetapkan," imbau Natanael.

Ia menambahkan, saat ini personel TNI dan BPBD Karo masih melakukan penjagaan di seputaran zona merah. Aliran lahar dingin juga sudah berangsur berkurang. "Nantinya, BPBD Karo akan melakukan evakuasi tahap 3 untuk warga Desa Sigarang-garang, dan direlokasi ke Siosar," tutupnya.(*)

Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help