Jasad Veriona yang Diduga Dibunuh Pacarnya di Bogor, Disambut Isak Tangis di Samosir

Ratusan orang sudah menunggu kapal yang membawa jenazah Veriona Gultom ke Onan Runggu di tepi Danau Toba.

Jasad Veriona yang Diduga Dibunuh Pacarnya di Bogor, Disambut Isak Tangis di Samosir
FACEBOOK
Jasad Veriona tiba di rumah duka di Desa Sitamiang, Onanrunggu, Samosir, Selasa (27/2/2018) 
TRIBUN-MEDAN.com -  Jasad Veriona Gultom (21), yang ditemukan meninggal dunia di dalam kontrakannya, di Bogor, Jawa Barat, dibawa pulang ke kampung halamannya, di Desa Sitamiang, Kecamatan Onan Runggu, Kabupaten Samosir, Selasa (27/2/2018).

Jenazahnya diberangkatkan dari Bandara Soekarno Hatta, Selasa pagi. Pada siang, sudah tiba di kampung halamannya, di Desa Sitamiang, Kecamatan Onan Runggu, Kabupaten Samosir.

Dari bandara Kuala Namu, jenazah dibawa melalui jalur darat, lalu dilanjutkan menggunakan transportasi air lagi untuk bisa sampai cepat di kampung halaman.

Ratusan orang sudah menunggu kapal yang membawa jenazah Veriona Gultom ke Onan Runggu di tepi Danau Toba.
Tangisan dari pihak keluarga dan teman almarhum langsung pecah saat peti mati diturunkan dari kapal ke daratan. Orangtua dan keluarga seolah tidak percaya gadis muda yang baru merayakan ultah ke 21, 18 Februari 2018 ini telah pergi untuk selama-lamanya.
Sedangkan pelaku yang disebut-sebut pacarnya, Isco alias Evanz Marbun dikabar sudah dibekuk polisi.

Baca: Viral Tiga Cewek Adu Jotos, Dua Lawan Satu saat Polisi Bubarkan Balap Liar, Ini Videonya

Baca: Terungkap Bantuan PBB di Suriah Dibarter Hubungan Intim, jika Tidak Bantuan Ditahan

Baca: MENYEDIHKAN! Bidan Minta Paksa Bayi yang Baru Dilahirkan Amelika, Bukan Main Kalut Pasutri Ini

Veriona ditemukan tewas di rumah Kosan milik ibu Yanti lim di Kampung Talajung, RT 02 RW 01 Desa Wanaherang, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor Minggu (25/02/18).

Menurut keterangan Saksi, Kustimi (32) tetangga kosan korban, bila korban ngontrak dirumah kosan tersebut baru satu bulan, saksi mendengar pada malam hari sebelum korban di temukan tewas sempat terdengar teriakan korban sebanyak dua kali.
Namun, saat di datangi ke kamar kosannya dan pintu di ketuk tidak terdengar suara lagi.

“Korban tinggal di rumah kosan ini sendiri, tapi korban sering didatangi pacarnya, juga sering di antar jemput pacarnya saat mau kerja dan pulang,” kata Kustimi seperti dilansir beritautama.

Ia menambahkan, dirinya mendengar jika kemarin (24/2) malam dari kamar korban terdengar teriakan korban sebanyak dua kali, tapi saat dirinya dan suami ke kamarnya dan mengetuk pintu kamarnya tidak terdengar apa-apa, dan pas tadi pagi pukul 08.00 WIB, pun tak ada suara lagi.

“Lalu saya laporkan ke pak RT, saat dibuka dan di periksa korban sudah tewas,” tutupnya.

Kapolsek Gunung putri Kompol Yudi Kusnadi saat berada dilokasi menjelaskan, Korban di temukan dikamar kosannya dalam posisi tidur terlentang ditutup selimut, dan di sampingnya di temukan boneka. Untuk memastikan kematian korban, jasad akan dilarikan ke Rumah sakit Polri Kramat jati, Jakarta Timur.

“Korban ditemukan dalam keadaan sudah tak bernyawa dalam posisi tidur dan di tutup selimut, ada boneka di samping korban. Adapun untuk memastikan kematian korban tewas karena apa, kita tunggu hasil pemeriksaan dan identifikasi petugas. Saat ini korban telah dilarikan ke Rumah sakit polri Kramat jati Jakarta Timur, guna dilakukan autopsi,” tukasnya. (pelbagai sumber/facebook)
 
 
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help