Home »

Sumut

Ini Penjelasan Kapolres Sergai Soal Informasi Penangkapan Pembunuh Veriona

Kapolres Serdangbedagai, AKBP. Nicolas Ary Lilipaly mengaku tidak mengetahui apakah memang ada penangkapan

Ini Penjelasan Kapolres Sergai Soal Informasi Penangkapan Pembunuh Veriona
Ilustrasi pelaku pembunuhan anak kandung 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM- Kapolres Serdangbedagai, AKBP. Nicolas Ary Lilipaly mengaku tidak mengetahui apakah memang ada penangkapan pelaku pembunuhan terhadap Veriona Gultom di wilayah kerjanya.

Saat dikonfirmasiwww.tribunmedan.com Rabu, (27/2/2018) Nicolas menyebut kalau dirinya belum ada mendapat informasi tentang adanya penangkapan pelaku pembunuhan.

Ia mengaku hingga saat ini sedang berada di Jakarta. Menurutnya ia akan mencari informasi lebih lanjut tentang informasi tersebut.

" Saya cek dulu ke jajaran ya. Mungkin koordinasi dengan Polda Sumut. Soalnya saya juga masih rapat di Jakarta,"tulis Nicolas melalui pesan singkat.

Awal pertama kali dikonfirmasi, Nicolas tidak mengetahui persoalan Veriona Gultom yang dibunuh diwilayah Bogor. Ia lebih banyak bertanya siapa yang menurut informasi melakukan penangkapan di wilayah hukumnya. 

Baca: 20 Tahun Dinyatakan Tewas Pria Tua Muncul di Youtube Hebohkan Keluarga

Tidak jauh berbeda dengan pernyataan bosnya, Kasat Reskrim Polres Serdangbedagai, AKP Ramadani yang dikonfirmasi juga sama sekali tidak mengetahui informasi penangkapan pelaku pembunuhan.

" Saya belum tau. Saya tadi juga ditanya sama Pak Kapolres. Saya ini lagi di Jakarta," kata Ramadani.

Kapolsek Firdaus Kabupaten Serdangbedagai, AKP Enda Tarigan sempat dikonfirmasi mengenai hal ini. Namun pada saat itu ia marah. " Banyak kali kalian (wartawan) yang nelponi aku. Udah tanya sama Polres aja,"ucap Enda dengan nada tinggi dan memutuskan sambungan telepon.

Sebelumnya diberitakan, seorang wanita bernama Veriona gultom (20) ramai diperbicangkan di media sosial, Selasa (27/2/2018).

Perempuan asal Desa Sitamiang, Onanrunggu, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara ini ditemukan tewas dengan wajah lebam mengeluarkan darah di rumah kosan milik Yanti Lim di Kampung Talajung, RT 02 RW 01 Desa Wanaherang, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor Minggu (25/2/2018).

Disebut-sebut pelaku adalah mantan pacarnya berinisial IM.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help