Bertemu Keluarga Siswa Korban Penganiayaan Guru, Kapolres Nisel Akan Lakukan Penyidikan Ulang

Ia mengaku baru mengetahui bahwa kejadian pemukulan yang dialami JM berawal sejak Agustus 2018 silam.

Bertemu Keluarga Siswa Korban Penganiayaan Guru, Kapolres Nisel Akan Lakukan Penyidikan Ulang
Tribun Medan/Sofyan Akbar
Kapolres Nias Selatan AKBP Faisal Napitupulu saat berada di satu tempat makan di Jalan Multatuli Medan, Rabu (7/3/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Sofyan Akbar

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Kapolres Nias Selatan (Nisel) AKBP Faisal Napitupulu berjanji akan mengungkap kasus guru terhadap JM (17) siswa SMA Negeri 1 Amandraya, Kabupaten Nias Selatan.

Hal ini terungkap setelah Kapolres Nisel bertemu dengan pihak keluarga korban di satu kafe di Jalan Multatuli.

Ia mengaku baru mengetahui bahwa kejadian pemukulan yang dialami JM berawal sejak Agustus 2018 silam.

"Terus terang, saya baru tahu kalau tragedi pemukulan itu sudah lama terjadi. Sementara menurut hasil visum yang saya terima itu kejadian bulan November dan sampai ke saya tanggal 2 Desember 2017," kata Faisal di hadapan keluarga JM, Rabu (7/3/2018).

Secara langsung, ia meminta kepada keluarga korban kronologi pascakejadian pemukulan yang dialami siswa kelas satu di SMA Negeri 1 Amandraya ini.

Baca: Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Akui Ada Guru yang Pukul Siswa, Begini Kronologi Lengkapnya

JM (kiri) siswa SMA di Nias Selatan yang jadi korban kekerasan guru sekolah
JM (kiri) siswa SMA di Nias Selatan yang jadi korban kekerasan guru sekolah (Tribun Medan/Array)

"Kalau Abang mau membantu kami dalam proses penyelidikan, saya meminta tolong Abang kasih tahu ke kami siapa perawat di puskesmas Amandraya yang menangani JM pertama sekali. Kami akan meminta keterangannya mengenai pemukulan yang dialami korban,"ujarnya.

Faisal juga meminta semua perawat ataupun dokter yang merawat JM sejak dari Puskesmas Amandraya sampai ke rumah sakit Murni Teguh.

"Jadi saya ingin mengetahui rekam medis dari Puskesmas Amandraya, RSU Gunungsitoli, RSU TelukDalam, balik lagi ke RSU GunungSitoli dan akhirnya dirujuk ke Murni Teguh. Saya butuh semua untuk bertanya dan melakukan penyelidikan ulang,"katanya.

Halaman
12
Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help