Pilkada Serentak

Hanya Didukung 1.776 Orang, Sofyan dan Jamilah Kembali Dinyatakan Gagal Ikut Pilkada Deliserdang

Pasangan Sofyan Nasution dan Jamilah dinyatakan gagal ikut menjadi peserta Pilkada Rabu, (7/3/2018).

Hanya Didukung 1.776 Orang, Sofyan dan Jamilah Kembali Dinyatakan Gagal Ikut Pilkada Deliserdang
Tribun Medan/Indra
Narahubung Pasangan Sofyan dan Jamilah menerima berita acara rapat pleno KPUD Deliserdang Rabu, (7/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.COM, LUBUKPAKAM - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Deliserdang kembali mengandaskan harapan Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Deliserdang dari jalur perseorangan.

Pasangan Sofyan Nasution dan Jamilah dinyatakan gagal ikut menjadi peserta Pilkada Rabu, (7/3/2018).

Dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil verifikasi faktual dukungan perbaikan Sofyan Nasution dan Jamilah berdasarkan putusan Panwaslih Deliserdang, KPU menyatakan kalau Bapaslon ini Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Jumlah pendukung mereka yang telah difakfualkan oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) kurang dari jumlah batas minimum yang telah ditentukan KPU sebanyak 87.496.

Diketahui berdasarkan verifikasi faktual yang telah selesai dilakukan, jumlah pendukung mereka yang dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) hanya sebanyak 1.776 orang pendukung.

Baca: Pendukung Sofyan dan Jamilah Akan Difaktualkan Hari Minggu Nanti

Adapun jumlah dukungan mereka yang masuk dalam daftar verifikasi faktual di 22 Kecamatan di Deliserdang sebanyak 102.354 dukungan.

Dengan hasil rapat pleno ini maka hanya pasangan Ashari Tambunan dan M Ali Yusuf Siregar saja satu-satunya pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati yang ikut pada Pilkada Deliserdang 2018.

Calon petahana ini maju dengan didukung oleh sebelas partai politik (Parpol) yang mempunyai kursi 50 di DPRD Deliserdang.

Baca: KPUD Deliserdang Belum Bisa Lakukan Verifikasi Faktual Dukungan Sofyan-Jamilah, Ini Alasannya

Sementara itu harapan Bapaslon Mion Tarigan dan Zainal Arifin sudah beberapa waktu lalu dikandaskan Panwaslih Deliserdang.

Hal ini lantaran permohonan penyelesaian sengketa pemilihan yang mereka ajukan ke Panwaslih ditolak oleh Majelis.

Saat rapat pleno ini Sofyan dan Jamilah tidak hadir. Mereka hanya diwakilkan oleh narahubung (LO) saja yakni M Hendrik dan M Aswanto.

"Kita belum dapat pastikan langkah apa yang selanjutnya akan kita diambil atas hasil rapat pleno ini," kata Hendrik.(*)

Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved