TribunMedan/

Kapolsek Perdagangan Turun Tangan Cari Bocah 9 Tahun yang Hanyut di Sungai Bah Tongguran

Polisi Perdagangan melakukan pencarian korban dengan mengayuh kayu menaiki kapal karet, Rabu (7/3/2018).

Kapolsek Perdagangan Turun Tangan Cari Bocah 9 Tahun yang Hanyut di Sungai Bah Tongguran
Tribun Medan/Dedy Kurniawan
Polsek Perdagangan mengayuh perahu karet dan menyusuri sungai selama dua hari cari korban hanyut di Sungai Bah Tongguran, Rabu (7/3/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.COM, RAYA - Polisi dibantu masyarakat telah dua hari berupaya mencari murid kelas III Sekolah Dasar, Alfitra Welirawager (9) yang hanyut dan tenggelam di Sungai Bah Tongguran.

Polisi Perdagangan melakukan pencarian korban dengan mengayuh kayu menaiki kapal karet, Rabu (7/3/2018).

Alfitra, anak pasangan Heriadi dan Widiani sudah dua hari belum ditemukan.

Korban diketahui hanyut saat sedang asyik mandi-mandi bersama teman-temannya di Sungai Bah Tongguran Huta IV, Nagori Timbaan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Senin (4/3) sekitar pukul 17.00 WIB.

Korban bersama teman-temannya Roxy (9), Lingga (9), Riayan (12) dan Tresno (15) sedang mandi di sungai tersebut.

Baca: Ada Laporan Warga Soal Pemalsuan Legalisir Ijazah JR Saragih, Gakkumdu Datangi Kantor KPU Sumut

Upaya kepolisian dan masyarakat menemukan Alfitra Wirawager (9) yang terseret arus Sungai Bah Tongguran, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, belum membuahkan hasil.

Kapolsek Perdagangan, AKP Daniel Artasasta Tambunan pun langsun turun tangan.

Ia mengatakan membagi 16 personel dalam pencarian pelajar kelas III SD, warga Huta IV, Nagori (Desa) Timbaan, Kecamatan Bandar yang hanyut ini.

Halaman
12
Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help