Gudang Garam dan Djarum Disomasi Perokok Rohayani Bayar Ganti Rugi Rp 1,4 Triliun, Ini Alasannya

Rohayani (50) melayangkan somasi kepada dua perusahaan PT Gudang Garam dan PT Djarum Tbk.

Gudang Garam dan Djarum Disomasi Perokok Rohayani Bayar Ganti Rugi Rp 1,4 Triliun, Ini Alasannya
kontan.co.id
Azas Tigor Nainggolan dan Todung Mulya Lubis 

TRIBUN-MEDAN.COM - Merasa dirugikan akibat rokok, salah satu warga Rohayani (50) melayangkan somasi kepada dua perusahaan PT Gudang Garam dan PT Djarum Tbk. 

Tak tanggung-tanggung, Rohayani menggandeng pengacara senior Todung Mulya Lubis dan Azas Nainggolan yang mengatasnamakan Solidaritas Advokat Publik untuk Pengendalian Tembakau Indonesia untuk memuluskan langkahnya. 

Rohayani menjadi kecanduan dan memiliki penyakit akibat mengonsumsi rokok milik dua produsen tersebut.

"Sekarang paru-paru saya sudah kena, selain itu saya juga batuk-batuk berdahak," kata Rohayani dalam jumpa pers di Equity Tower, Jakarta Jumat (9/3/2018).

"Kami mengajukan somasi kepada Djarum dan Gudang Garam selaku pelaku usaha yang memproduksi dan mengedarkan rokok yang dikonsumsi klien kami 1975 sampai 2000 sehingga ia mengalami kecanduan dan penurunan kualitas tingkat hidup," kata Todung.

Baca: Pelukis Ungkap Kebiasaan Soeharto dan Pangeran Diponegoro yang Bikin Kaget!

Baca: Aksi Antikorupsi di Kejari Tobasa Dibubarkan Paksa oleh Segerombolan OTK, Tonton Videonya

Baca: Penyanyi Tebak-tebak Buah Manggis Populer Tahun 80-an, Kini Bernyanyi Keluar Masuk Kampung

Rohayani pun menuntut ganti rugi sebesar Rp 178.074.000 sebagai ganti rugi uang yang dihabiskan Rohayani untuk membeli produk Gudang Garam, dan santunan senilai Rp 500 miliar. 

Sementara, PT Djarum Tbk dituntut membayar ganti rugi Rp293.068.000, ditambah santunan senilai Rp500 miliar. 

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved