TribunMedan/

Hakim Simalungun Bebaskan Terdakwa Narkoba dan Penganiayaan, GANS Kecewa

"Jelas lah Kita kecewa mengetahui vonis bebas itu. Bisa juga putusan itu dilaporkan ke Komisi Yudisial," tegas Armaya, Minggu (11/3/2018).

Hakim Simalungun Bebaskan Terdakwa Narkoba dan Penganiayaan, GANS Kecewa
Tribun Medan/Dedy Kurniawan
Terdakwa kasus kepemilikan narkoba Suriono divonis bebas majelis hakim pada persidangan di PN Simalungun Jalan Asahan Simalungun, Kamis (1/3/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.COM, SIMALUNGUN - Pengadilan Negeri Simalungun memberikan vonis bebas pada dua terdakwa kasus tindak pidana narkotika dan penganiayaan dalam sepekan terakhir.

Dua terdakwa yang dinyatakan bebas dipimpin oleh majelis hakimnya yang sama, yakni Roziyanti selaku hakim ketua serta Justiar Ronal dan Melinda Aritonang selaku hakim anggota.

Kedua terdakwa dimaksud, Efendi Siregar yang disidang pada 22 Februari 2018 kasus penganiyaan dan Suriono, seorang pengusaha getah dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika.

Penasehat Gerakan Anti Narkoba Siantar-Simalungun (GANS), Armaya Siregar menyatakan kekecewaan pada hasil vonis bebas terhadap Suriono, terdakwa tindak pidana penyalahgunaan narkotika.

Dia mengecam dan meminta majelis hakim jangan semena-mena dalam memutus perkara.

Baca: Lagi Asik Joget, Puluhan Pengunjung Tempat Diangkut ke Kantor Polisi

"Jelas lah Kita kecewa mengetahui vonis bebas itu. Bisa juga putusan itu dilaporkan ke Komisi Yudisial," tegas Armaya, Minggu (11/3/2018).

Armaya mengatakan, majelis hakim memiliki kewenangan untuk memutus suatu perkara. Namun, putusan tersebut haruslah sesuai dengan fakta hukum.

Katanya, ada fakta baramg bukti dan urine positif, namun kenapa hakim memvonis bebas. 

Halaman
123
Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help