Buka Peluang Usaha dari Bisnis Dekor Hantaran, Ternyata Cukup Menjanjikan  

Berawal dari keinginannya membuat usaha setelah tidak lagi bekerja, kini Versi Indria Gayatri sukses

Buka Peluang Usaha dari Bisnis Dekor Hantaran, Ternyata Cukup Menjanjikan   
Versi saat menunjukkan salah satu hasil dari dekorasi hantaran untuk pernikahan yang ia buat. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Ayu Prasandi

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Berawal dari keinginannya membuat usaha setelah tidak lagi bekerja, kini Versi Indria Gayatri sukses mengembangkan bisnis dekor hantaran pernikahan.

 “Awalnya kerena resign dari pekerjaan dan ingin membuka usaha tapi bingung apa. Kemudian saya buka-buka instagram lalu melihat banyaknya foto-foto hantaran dan berpikir untuk membuka usaha dekorasi hantaran pernikahan,” ujar Wanita kelahiran 28 November 1985 kepada Tribun, Senin (12/3/2018).

Berbekal pengetahuan seadanya yang ia dapat dari internet, akhirnya ia mulai mencari tahu di mana membeli perlengkapan untuk dekorasi hantaran pernikahan tersebut.

 “Setelah mendapatkan tempat untuk membeli perlengkapan tersebut, kemudian memberanikan diri mendekor dan hasilnya masih dishare di instagram dan ternyata ada beberapa teman yang suka dan langsung minta dibuatkan,” ujar istri dari Doni Herdin Siregar tersebut.

Cukup banyaknya permintaan kemudian ia mencoba menekuni dan fokus di usaha dekor hantaran pernikahan tersebut. Pada tahun 2016 iapun memulai bisnisnya tersebut.

“Gak menyangka bisa menjadi bisnis karena kan awalnya hanya iseng dan membuatnya juga awalnya untuk pribadi saja. Tapi karena banyaknya teman-teman yang berminat akhirnya saya menekuni bisnis ini,” tuturnya.

Pada usaha yang diberinama Hantara Shabbychic tersebut, untuk pernak-pernik kebutuhan dekor ia benar-benar mengerjakannya sendiri.

“Beberapa pernak-pernik dibeli di toko, tapi ada beberapa seperti kertas paper flower untuk dekor backdrop saya buat sendiri dengan mempelajarinya dari youtobe dan instagram,” terangnya.

Ia menjelaskan, tak selalu mulus untuk menjalankan bisnis. Walau hanya bisnis rumahan, namun persaingan cukup ketat dan membuatnya harus lebih pintar-pintar dalam memilih konsumen.

Halaman
12
Penulis: Ayu Prasandi
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help