ASTAGA! Tarif Ambulans Puskesmas Rp 500 Ribu, Bupati Dairi Baru Tahu Keluhan Warga

petugas puskesmas kecamatan meminta hingga lebih dari Rp 500 ribu untuk mengantar menuju RSUD Sidikalang

ASTAGA! Tarif Ambulans Puskesmas Rp 500 Ribu, Bupati Dairi Baru Tahu Keluhan Warga
TRIBUN MEDAN/ Tommy Simatupang
Bupati Dairi, Johnny Sitohang menggunakan kacamata hitam di depan Kantor Bupati Dairi, Jalan Sisingamangaraja, Sidikalang , Selasa (13/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Bupati Dairi, Johnny Sitohang mengaku tak mengetahui berapa tarif ambulans di Puskesmas atau Rumah Sakit Umum Daerah Sidikalang. Ia mengatakan lupa berapa tarif sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Dairi.

"Berapa ya. Gak tau saya. Lupa. Nanti kita lihat Perdanya," ujarnya seraya mengaku ada Perda tarif tersebut di Kantor Bupati Dairi, Jalan Sisingamangaraja, Selasa (13/3/2018).

Saat disinggung banyak keluhan masyarakat tentang penggunaan ambulan, Johnny pun tak mengetahui hal itu. Bahkan, petugas puskesmas kecamatan meminta hingga lebih dari Rp 500 ribu untuk mengantar menuju RSUD Sidikalang.

"Saya belum tahu itu. Baru dengar ini,"ujar Johnny sembari pergi meninggalkan.

Senada dengan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dairi, Sebastianus Tinambunan juga lupa. Namun, ia memastikan Perda tersebut ada.

Baca: Pelanggan Tertarik Pilih Smartfren, Kuota yang Diberikan sesuai Kebutuhan

Baca: KPU Lantik dan Ambil Sumpah Ratusan PPS dan PPK se-Kota Medan

"Perdanya ada. Cuma tarifnya aku lupa. Berapa pastinya itu aku lupa,"katanya.

Sedangkan Direktur RSUD Sidikalang, Hendry Manik saat dihubungi tak memberi respon. Pesan singkat pun tak mendapatkan balasan.

Diketahui, sekitar dua Minggu lalu, Ali Pasaribu, warga Tiga Lingga merasa kecewa dengan pelayanan Puskesmas Tigalingga. Pasalnya, saat ingin meminta ambulan untuk mengantar anaknya yang sakit ke RSUD, pihak Puskesmas terlebih dahulu meminta uang. Pihak Puskesmas meminta lebih dari Rp 500 ribu.

Karena permintaan yang tinggi, akhirnya Ali membatalkan niat untuk menggunakan ambulan. Ia mengantarkan anaknya menggunakan mobil kerabatnya.(tmy/tribun-medan.com).

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help