Gagal Urus Kolam Renang, BUMD Deliserdang Urusi Batu Bata

Hingga saat ini PT. Bhineka Perkasa Jaya (BPJ) yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah

Gagal Urus Kolam Renang, BUMD Deliserdang Urusi Batu Bata
Direktur PT BPJ, Endang Purwanto dan Antonius Pangaribuan 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM- Hingga saat ini PT. Bhineka Perkasa Jaya (BPJ) yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Kabupaten Deliserdang belum juga berhasil mengelola kolam renang yang dikelola oleh Dinas Pemuda dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Porabudpar) Deliserdang.

Rencana pengelolaan kolam renang merupakan rencana awal berdirinya perusahaan.

Direktur Operasional PT. BPJ, Endang Purwanto mengatakan meski kolam renang yang berada di depan kantor Bupati Deliserdang itu belum mereka kelola namun saat ini mereka sudah menemukan pengganti apa yang kemudian dikelola. Untuk ditahun 2018 BPJ disebut sudah mengelola pendistribusian batu bata dan beras.

" Jadi kita sekarang cari tempat pemasaran. Untuk beras target kita perbulan harus terjual 40 ton sementara untuk batu bata minimal perbulan 500 ribu bata,"ujar Endang Purwanto didampingi Direktur Keuangan BPJ, Antonius Pangaribuan Selasa, (13/3/2018).

Ia menyebut beras diambil dari kilang atau petani-petani yang ada di Deliserdang. Begitu juga dengan batu bata didapat dari pengrajin yang ada di Kecamatan Beringin dan Pagar Merbau.

" Kalau harga yang jelas kita tidak akan menjual diatas harga pasar. Kita ini jugakan mau menggerakkan dan membantu pengrajin batu bata yang ada di Deliserdang ini,"kata Endang.

Secara pasti Endang sendiri belum dapat menyimpulkan mengapa kolam renang Pemkab belum jadi diserahterimakan ke BPJ. Ia menyebut kalau saat ini Pemkab sedang mengkaji untuk proses pengelolaannya.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help