Home »

Sumut

Jelang Pilgub, Hoax dan Ujaran Kebencian Bertebaran, FKPD dan Warga Doloksanggul Berikrar

Dalam pertemuan itu, seluruh yang hadir diajak berdiri untuk sama-sama mengucapkan pernyataan sikap/ikrar

Jelang Pilgub, Hoax dan Ujaran Kebencian Bertebaran, FKPD dan Warga Doloksanggul Berikrar
TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
FKPD (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) bersama berbagai elemen masyarakat berikrar untuk sama-sama menolak segala bentuk kampanye hitam, baik dengan isu sara, isu hoax dan ujaran kebencian, Selasa (13/3/2018) di Aula Huta Mas Doloksanggul. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Arjuma Bakkara

TRIBUN-MEDAN.Com, HUMBANG-HASUNDUTAN-Ujaran kebencian serta berita hoax berseliweran di Media Sosial. Perang status yang saling memojokkan kerap terjadi menjelang Pilgubsu (Pemilihan Gubernur Sumut).

Mengatasi hal itu, FKPD (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) bersama berbagai elemen masyarakat berikrar untuk sama-sama menolak segala bentuk kampanye hitam, baik dengan isu sara, isu hoax dan ujaran kebencian, Selasa (13/3/2018) di Aula Huta Mas Doloksanggul.

Silahturahmi FKPD dengan masyarakat itu dilaksanakan juga menguatkan toleransi antar umat beragama dan menciptakan iklim yang sejuk di Sumatera Utara khususnya di wilayah Humbang Hasundutan. Dalam pertemuan itu, seluruh yang hadir diajak berdiri untuk sama-sama mengucapkan pernyataan sikap/ikrar bersama dipandu Pdt Jendyaman Gultom.

Baca: Bila Resmi Dikontrak PSMS, Pemain asal Uzbekistan Dilshod Akan Bawa Anak-Istri

Baca: Merasa Dizalimi, JR Serahkan Perkara Pencalonan Pilgub ke PT TUN

 Terdengar ikrar bersama yang mereka ucapkan isinya yakni, "Segenap unsur tokoh agama, tokoh masyarakat, FKUB, unsur uspida plus, KPU, Panwaslih dan unsur elemen masyarakat Humbahas berikrar untuk sama-sama bekerja dan bekerja sama menciptakan situasi kondusif di wilayah Humbang Hasundutan.

Sama-sama menolak segala bentuk kampanye hitam, baik dengan isu sara, isu hoax dan ujaran kebencian. Sama-sama bertindak dalam mensukseskan Pemilihan Gubernur Sumut tahun 2018.

Wakil Bupati Humbahas Saut Parlindungan Simamora mengatakan Pilgubsu akan dilaksanakan 27 Juni 2018 mendatang, maka semua pihak harus tetap waspada dan terus mengantisipasi berbagai bentuk hasutan yang berpotensi merusak persatuan dan kesatuan ditengah-tengah  masyarakat. Pilgubsu harus dijadikan untuk merawat kerukunan dan tidak meninggalkan luka yang sangat sulit untuk disembuhkan.

Dengan silahturahmi ini, Saut Parlindungan Simamora mengharapkan Pilgubsu yang damai menjadi momentum untuk merekatkan komunikasi antar pihak. Masyarakat Humbang Hasundutan agar berperan aktif mensukseskan pelaksanaan Pilgubsu.

“Kita bersama-sama menginginkan Pilgubsu 2018 nanti terlaksana dengan baik dan harus dipastikan bahwa masyarakat yang sudah mempunyai hak pilih agar dapat menggunakan hak pilihnya. Gunakan hak pilih dan hormati hak pilih orang lain. Mari kita dukung pasangan calon untuk menolak politik uang dan politik sara. Bijak ketika menerima berita, baik dari media sosial terutama berita hoax atau berita tidak mengandung kebenaran. Jadilah orang yang cerdas dalam memilih berita yang benar. Mari kita seluruh tokoh agama, tokoh masyarakat, aparat desa bersatu padu mensukseskan pemilihan Gubsu dan Wagubsu tahun 2018 ini” harap Saut.

Sementara Kapolres Humbahas AKBP Dr MHD R Dayan mengimbau seluruh elemen masyarakat Kabupaten Humbahas diharapkan dapat bersama dengan Polri untuk menjaga stabilitas kamtibmas. Menolak semua bentuk hoax, isu-isu sentimen sara, ujaran kebebencian dan hal-hal yang dapat merusak persatuan dan kesatuan ditengah-tengah masyarakat.

"Dengan dalih ataupun untuk kepentingan apapun termasuk cara-cara berpolitik yang tidak sehat (politik identitas), kitabharus bersama menghindari,"jelasnya.

 Katanya, masyarakat harus memahami bahwa Pilgubsu merupakan agenda pesta demokrasi yang rutin tiap 5 (lima) tahunan. Dharapkannya, jangan sampai momen berdemokrasi ini dimanfaatkan kelompok tertentu yang ingin memecah belah dan mengadu domba masyarakat.

 Karenanya, dia mengharapkan para tokoh agama dan masyarakat dapat menciptakan suasana yang sejuk dan menguatkan toleransi antar umat beragama di wilayah Humbang Hasundutan. Kemudian agar segenap elemen masyarakat bersama dengan unsur TNI-Polri dan unsur Pemkab Humbahas merapatkan barisan guna memantapkan stabilitas kamtibmas, dalam rangka mewujudkan Pilgubsu yang aman dan damai.(Cr1/Tribunmedan.Com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help