JR Sambangi Daerah Terpencil, Ini Doa dan Harapan Warga Nagori Lingga soal Pencalonan Gubernur

Menanggapi harapan dan doa warganya, JR mengutarakan terima kasih dan berharap terus mendoakannya.

JR Sambangi Daerah Terpencil, Ini Doa dan Harapan Warga Nagori Lingga soal Pencalonan Gubernur
Ibu ibu berebut swadaya foro bersama Bupati Simalungun JR Saragih usai menerima pelayanan gratis dari Pemkab Simalungun. 

TRIBUN-MEDAN.COM, RAYA - Bupati Simalungun JR Saragih  menyempatkan diri melayani masyarakat di tengah kekisruhan pencalonan diri sebagai Gubernur Sumatera Utara. JR hadir di tengah ratusan warga Nagori Lingga Kecamatan Gununga Malela untuk memberi layanan kesehatan, data kependudukan, program KB dan pasar murah, Selasa (13/3/2018).

Di desa yang berada di pelosok, di antara perekebunan karet dan sawit ternyata banyak warga yang tetap setia mendukung JR Saragih menjadi Gubernur Sumatera Utara. Beberapa di antaranya berdoa dan berharap langkah JR dimudahkan KPU dan terpilih sebagai pemenang Pilkada 2018 di Sumut.

"Pak JR harus tetap kuat. Pak JR harus tetap maju dan menang jadi Gubernur Sumut kami. Perhatian Pak JR jangan pernah berubah seperti yang sudah dilakukan selama ini," ujar seorang wanita yang sedang menggemdong bayi.

Baca: Penilaian MTQ Dianggap Tidak Objektif, Ketua Panitia Tak Mengetahui Permasalahan Penjurian

Baca: Importir Nakal Gagal Pasarkan 9,1 Ton Jeruk asal Tiongkok

M Saragih warga lainnya mengutarakan akan memilih JR sebagai Gubernur Sumatera Utara. Selama ini ia hanya merasakan hadirnya pejabat pemerintah dalam sosok JR Saragih yang peduli dan mau turun ke desa-desa tanpa pamrih.

"Kami butuh sosok pemimpin Pak JR. Selama ini dia sudah berjuang dan mempehatikan warga hingga ke desa-desa seperti kami. Semoga langkah Pak JR dimudahkan KPU dan bisa membuktikan dirinya," kata M Saragih

Menanggapi harapan dan doa warganya, JR mengutarakan terima kasih dan berharap terus mendoakannya. JR juga mengaku setiap yang dihadapinya adalah kehendak Tuhan dan atas kuasa Tuhan.

"Semuanya saya harapkan sama-sama kita doakan yang terbaik. Biarlah proses ini mengalir dan kita serahkan kepada Tuhan. Niat saya untuk melayani masyarakat, saya tidak bercita-cita jadi Bupati, tapi bwrcita-cita sebagai pelayan dengan menkadi Bupati, saya bukan menjadi Gubernurnya yang utama melainkan menjadi pelayan sebagai Gubernur," ungkapnya. (Dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help