Manajemen PSMS Medan Akan Belajar dari Bali United Bangun Merchandise

Manajemen PSMS Medan tampaknya mulai serius mencari dana di luar sponsor dan tiket penonton untuk

Manajemen PSMS Medan Akan Belajar dari Bali United Bangun Merchandise
Pelatih PSMS Medan Djadjang Nudjaman (Djanur) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Ilham Fazrir Harahap

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Manajemen PSMS Medan tampaknya mulai serius mencari dana di luar sponsor dan tiket penonton untuk penambahan pendapatan tim. Mereka akan membangun merchandise berbau tim Ayam Kinantan.

Di mana merchandise tersebut akan mereka jual dan dikelola secara profesional. Hal itu dikatakan CEO PSMS, Dodi Thaher.

Menurut Dodi, mereka aoan belajar lagi dari Bali United terkait pengelolaan merchandise secara profesional.

"Kita lihat tim Bali United sangat bagus mengelola merchandise, nah ke depan kita akan buat seperti mereka. Saya akan coba belajar dan tanya kepada pihak Bali nanti. Kemudian akan kita bangun di Medan bekerja sama dengan sponsor secara profesional," katanya di Kebin Bunga, Selasa (13/3/2018).

Dikatakan Dodi, pendapat Bali United dri merchandise bisa mencapai Rp 200 juta selama sebulan. Hal inilah yang membuatnya tertarik. Dengan penjualan atribut PSMS, ia yakin ke depan, pendapatan Manajemen akan bertambah.

Apalagi saat ini ia menilai PSMS butuh dana mencapai Rp 25 miliar untuk mengarungi kompetisi Liga 1 musim ini. Sementara mereka saat ini hanya sekitar 40 persen saja yang didapat dari sponsor.

"Terus terang saja masih jauh dana yang kita butuhkan untuk musim ini. Makanya di luar dari sponsor dan pendapatan tiket, kita akan terus mencari dana lagi. Termasuk dari merchandise ini. Kita akan buat merchandise ini seperti oleh-oleh. Setiap orang luar yang datang ke Medan bisa beli souvenir PSMS nantinya," pungkasnya.

(lam/tribun-medan.com)

Penulis: Ilham Fazrir Harahap
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help