47 Kg Ganja Campur Kunyit dalam Karung Goni Ditemukan di Tepi Sungai, Siapa Pemiliknya?

Berawal dari laporan masyarakat yang melihat karung goni plastik tergeletak mencurigakan.

47 Kg Ganja Campur Kunyit dalam Karung Goni Ditemukan di Tepi Sungai, Siapa Pemiliknya?
TRIBUN MEDAN/Arjuna Bakkara
Kapolres Tobasa AKBP Elvianus Laoly memaparkan kasus penemuan ganja 47 kg kepada sejumlah wartawan di halaman Mapolres Tobasa, Rabu (14/3). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Arjuna Bakkara

TRIBUN-MEDAN.Com, TOBASA- Kapolres Tobasa AKBP Elvianus Laoly memaparkan pengungkapan kasus penemuan 47 Kilo gram ganja kering dipaparkan di halaman Mako Polres  Tobasa, Rabu (14/3/2018). Ganja seberat 47 Kg pada 2 tempat berbeda yang dibungkus rapi menjadi 43 paket di dalam goni plastik berisikan kunyit.

 "Penemuan pertama 25 kg ganja yang dibungkus jadi 22 paket di Kelurahan Porsea Kecamatan Porsea tepatnya dipinggir aliran Sungai Asahan dan kedua 22 kg ganja dibungkus 21 paket di Desa Narumonda V Kecamatan Siantar Narumonda" ujar Elvianus Laoly  saat konferensi pers di halaman Mapolres, Rabu (14/3). 

Katanya, penemuan pertama narkotika jenis ganja ini berawal dari laporan masyarakat yang melihat karung goni plastik tergeletak mencurigakan. Mengetahui informasi tersebut, selanjutnya pihak kepolisian memeriksa isi dalam goni dan akhirnya menemukan paket ganja tersebut bersama buah kunyit.

Setelah memastikan keberadaan dalam goni berisi ganja, pihak kepolisian melakukan penyelidikan dan pengintaian dilapangan dengan tetap meletakkan goni seperti awalnya ditemukan, tapi hingga esok harinya tidak ada satupun tersangka yang berhasil didapatkan.

Begitu halnya dengan penemuan kedua narkotika jenis ganja, Kapolres Tobasa mengatakan paket ganja ini berhasil ditemukan karena adanya laporan dari masyarakat."Awalnya saksi masyarakat membeli satu goni kunyit seharga Rp 50 ribu dari seorang pria tidak dikenal, tapi setelah sampai dirumah memeriksa isi goni jadi mendapatkan paket ganja" kata Kapolres.

Selain itu, aparat kepolisian juga berhasil menangkap 2 tersangka pemakai narkoba jenis sabu pada tempat berbeda. "Tersangka pertama BS,19, warga Desa Sibarani Kec.Laguboti ditangkap polisi berkat laporan dari ayah kandungnya sendiri" kata Kapolres.

Tersangka kedua DS,28, warga Desa Sigumpar Kec.Sigumpar berhasil ditangkap polisi akibat informasi masyarakat. Kedua tersangka dalam proses hukum dikenakan pasal 112 subs 127 yo 132 KUHP dengan ancaman hukuman penjara minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun. (cr1/Tribunmedan.Com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help