Bila Terbukti Palsukan Produk Oli, Andy Terancam Pidana Satu Tahun Penjara

Ketentuan diatur dalam UU No. 20 tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis, yakni dalam Pasal 100 ayat (1) dan (2)

Bila Terbukti Palsukan Produk Oli, Andy Terancam Pidana Satu Tahun Penjara
TRIBUN MEDAN/Mustaqim
Saksi ahli dari Direktorat Merek dan Indikasi Geografis HKI, Kementerian Hukum dan HAM, Nova Susanti (berdiri) saat mengucapkan sumpah sebelum memberikan keterangan dalam kasus dugaan pemalsuan oli di Ruang Cakra IX PN Medan, Rabu (14/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sidang lanjutan dugaan kasus pemalsuan oli merek Federal Oil dengan terdakwa Andy alias Asiang kembali berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (14/3/2018) dengan mendengarkan keterangan saksi ahli dari Direktorat Merek dan Indikasi Geografis HKI, Kementerian Hukum dan HAM.

Adapun saksi yang dihadirkan yaitu Nova Susanti selaku kepala seksi yang berkompeten mengetahui segala produk komersil yang mendaftarkan mereknya ke Direktorat Merek dan Indikasi Geografis Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Baca: Uji Coba PSMS vs Porwil Medan, Ribuan Antusias Penuhi Stadion Mini Kebun Bunga

Baca: Tak Kunjung Bergabung Bersama Tim PSMS, Ternyata Ini Kendala Abdul Rohim di Bandung

"Ketentuan tersebut telah diatur dalam UU No. 20 tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis, yakni dalam Pasal 100 ayat (1) dan (2) dan Pasal 102 dengan ancaman satu tahun," kata Nova di Ruang Cakra IX PN Medan.

Selain itu, pemegang hak merek bila melakukan design logo atau lainnya maka selalu melaporkan ke mereka.

"Apabila ada penambahan design. Maka pemohon harus mengusulkan permohonan baru," tambahnya dihadapan Ketua Majelis Hakim, Safril Batubara.

Sementara itu, ketika kuasa hukum terdakwa menanyakan tentang produk yang dimiliki kliennya merupakan oli palsu, saksi dengan tegas menyebutkan hal tersebut bukan menjadi kapasitas mereka.

"Itu bukan kapasitas kami dan bukan keahlian saya. Sebab pihak pengajuan hak merek, kami tidak pernah meminta spesifikasi barang," sebutnya.(cr8/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved