RAZ Champhionship Barometer Kemampuan Daerah dalam Bidang Seni, Olahraga dan Sains

Setelah merampungkan semua rangkaian acara, RAZ Champhionship 2018 yang diikuti ribuan pelajar di Sumatera Utara

RAZ Champhionship Barometer Kemampuan Daerah dalam Bidang Seni, Olahraga dan Sains
IST
Penutupan RAZ Champhionship 2018, Selasa (13/3) di lapangan parkir Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyah (YPSA). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Setelah merampungkan semua rangkaian acara, RAZ Champhionship 2018 yang diikuti ribuan pelajar di Sumatera Utara yang dilaksanakan mulai 8-13 Maret 2018, akhirnya ditutup di lapangan parkir Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyah (YPSA), Selasa (13/3).

Gubsu T Erry Nuradi mengapresiasi RAZ Championship 2018, “Kegiatan RC ini merupakan barometer kemampuan daerah dalam bidang seni, olahraga dan sains yang nantinya akan dapat bersaing di tingkat nasional,” ujar T Erry, yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan Umum dan Aset Sekretaris Daerah Sumut Bapak H Jonni Waldi saat menutup RAZ Champhionship 2018, Selasa (13/3) di lapangan parkir Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyah (YPSA).

Hadir pada kesempatan tersebut mewakili unsur Forkopinda Sumut, Pembina YPSA Buya Sofyan Raz, Ketua Umum YPSA Rahmawati Sofyan Raz, mewakili TNI dan Polri, para kepala sekolah dan siswa-siswi YPSA.

Baca: KPK Tetapkan Calon Kepala Daerah Jadi Tersangka, Adakah dari Sumut? Ini Kata Saut Situmorang

Raz Championship 2018 ini, lanjut Gubsu juga merupakan suatu wadah strategis untuk merealisasikan paradigma pendidikan bercorak pembangunan karakter (character bulding). “Seperti tujuan pendidikan nasional saat ini yaitu mengembangkan potensi peserta didik,” kata Gubsu.

Oleh karena itu Gubsu mengharapkan dengan diselenggarakan beberapa kegiatan perlombaan seperti Raz Championship ini para pelajar di kota Medan dapat terus mengembangkan dirinya sehingga membentuk generasi baru yang lebih berintegritas, bermoral, berprilaku santun dan unggul dibidang bidang pengetahuan dan teknologi.

“Saya mengajak semua komponen masyarakat memberikan dukungan sepenuhnya kepada anak-anak (siswa/siswi) untuk menyiapkan diri meraih kesempatan yang terpampang dihadapannya. Dengan memastikan bahwa apa yang mereka peroleh dari lembaga pendidikan saat ini memang yang mereka butuhkan untuk menjawab tantangan zamannya,” sebut Gubsu.

Baca: Terungkap Kedai Teh Kalah Populer dari Kedai Kopi di Indonesia meski Kita Penghasil Teh Terbaik

Pada kesempatan itu, Gubsu berpesan kepada para peserta Raz Championship 2018 agar pengalaman yang diperoleh sepanjang kompetisi seperti jujur, transparan dan sportif tetap melekat pada diri sendiri. “Diasah terus hingga menjadi ciri atau karakter diri sebagai seorang yang terpelajar,” tukasnya.

Ketua Umum YPSA Hj Rahmawati Sofyan Raz menambahkan, dari RC ini, kita pelajar Sumatera Utara dapat mengukur kemampuan dari berbagai bidang yang kita minati dan sukai. "Mungkin saat ini kepada peserta yang belum mendapatkan piala, tidak usah berkecil hati, mungkin nanti even selanjutnya kedepan di level nasional dan internasional kalian akan raih. RC ini dibuat setiap tahunnya di YPSA, karena rasa syukur kepada Allah SWT, karena tepat pada tanggal 13 Maret merupakan hari lahir buya Sofyan Raz,” ujarnya.

Dikatakan ketua Panitia Pelaksana Sapri Moesa, bahwa Raz Championship (RC) 2018 ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Yayasan Pendidikan Syafiyyatul Amaliah (YPSA) setiap tahun. “Tahun 2018 merupakan yang kesepuluh dilaksanakan dan sepenuhnya dibiayai YPSA,” ujar ketua Panitia.

Berbagai cabang kompetisi dalam bidang olahraga dan seni ini meraih total hadiah senilai Rp. 40.000.000,- (Empat Puluh Lima Juta Rupiah). Adapun kompetisi yang dilombakan yakni Futsal SMP, Futsal SMA, Basket 3 On 3 Putra Open Pelajar (SMP/SMA), Basket 3 On 3 Putri Open Pelajar (SMP/SMA), Sepakbola Mini SD, Tenis Meja SD, Tenis Meja SMP, Mewarnai TK, Mewarnai SD Kelas 1, 2, dan 3, Melukis SD kls 4, 5, dan 6, Festival Busana Muslim PG-TK, Festival Busana Muslim SD, Festival Busana Muslim SMP/SMA, Fotografi SD/SMP/SMA Open Pelajar, Festival Tari Daerah SD, Festival Tari Daerah SMP, Festival Tari Daerah SMA, Pidato anak muslim dan panahan, yang baru tahun ini diadakan.(*)

Editor: Muhammad Tazli
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help