Terungkap Kedai Teh Kalah Populer dari Kedai Kopi di Indonesia meski Kita Penghasil Teh Terbaik

"Omzetnya sekitar Rp700 juta sampai Rp800 juta kalau lagi bagus. Kalau lagi lesu, mungkin sekitar Rp500 juta.''

Terungkap Kedai Teh Kalah Populer dari Kedai Kopi di Indonesia meski Kita Penghasil Teh Terbaik
dok
Kebun teh Kayu Aro Kerinci Jambi yang menghasilkan teh terbaik dan dikonsumsi kalangan bangsawan Eropa 

TRIBUN-MEDAN.COM - Akhir-akhir ini Anda pasti menyadari bahwa kedai kopi ramai bermunculan di berbagai pelosok, namun kedai teh justru jarang ditemui. Padahal, Indonesia merupakan salah satu penghasil teh terbesar di dunia.

Kondisi ini dilihat sebagai peluang oleh sejumlah pengusaha untuk membuka kedai teh.

Terletak di bilangan Mayestik, Jakarta Selatan, restoran bernama Lewis and Carroll tampak berbeda.

Ketika pengunjung meminta menu kepada pelayan, yang datang tidak hanya daftar makanan tapi juga sebuah buku berisi puluhan macam minuman teh dengan harga antara Rp30.000 hingga Rp60.000.

Namun, meski dibanderol dengan harga demikian, pengunjung terus berdatangan.

Stephanie, misalnya, mengaku rutin menikmati teh di restoran tersebut setidaknya dua kali dalam satu bulan.

"Saya suka ke sini karena saya tidak suka minum kopi, sukanya minum teh. Tapi, yang dijual di kafe-kafe adalah kopi. Kalaupun mereka jual teh, sedikit sekali jenisnya. Di sini, saya bisa memilih di antara 80 jenis teh. Harganya juga normal menurut saya," ujarnya.

teh

Menu di Restoran Lewis and Caroll. Harga secangkir teh di sini mencapai puluhan ribu rupiah/BBC INDONESIA.

Kunjungan pelanggan seperti Stephanie, menurut Edward Tirtanata selaku pemilik Lewis and Caroll, baru ada beberapa bulan setelah restoran tersebut dibuka pada 2015.

"Pertamanya sangat sulit. Mungkin dua-tiga bulan sejak restoran dibuka, nggak ada customer-nya sama sekali. Berdarah-darah waktu itu. Tapi kita terus pertahankan karena kita yakin dengan konsep restoran ini," kenang Edward.

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: bbc
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved