Terungkap Kedai Teh Kalah Populer dari Kedai Kopi di Indonesia meski Kita Penghasil Teh Terbaik

"Omzetnya sekitar Rp700 juta sampai Rp800 juta kalau lagi bagus. Kalau lagi lesu, mungkin sekitar Rp500 juta.''

Terungkap Kedai Teh Kalah Populer dari Kedai Kopi di Indonesia meski Kita Penghasil Teh Terbaik
dok
Kebun teh Kayu Aro Kerinci Jambi yang menghasilkan teh terbaik dan dikonsumsi kalangan bangsawan Eropa 

Edukasi khalayak
Jurus menjual teh Indonesia berkualitas top dan dikemas dalam bungkusan luks juga ditempuh Widyoseno Estitoyo—pemuda yang menjual teh dengan merek Havelteh.

Seperti Lewis and Carroll, pada tahun pertama Havelteh berdiri, Widyoseno bersusah-payah meyakinkan khalayak untuk meminum teh kualitas tinggi.

"Saya bahkan menggelar sesi edukasi di kafe-kafe untuk khalayak umum, dengan mempersilakan mereka untuk mencicipi teh berkualitas tinggi asli Indonesia. Melalui cara itu kan mereka bisa membedakan sendiri mana teh kualitas prima dan yang kualitas rendah," ujar Widyoseno.

teh

Kemasan teh celup yang dijual Havelteh. Merek tersebut kini telah diekspor hingga ke Singapura/HAVELTEH.

Kini, Havelteh mampu menangguk untung. Bahkan, merek itu telah diekspor ke Singapura.

"Kalau tahun lalu omzet kita Rp12juta sampai Rp15 juta per bulan. Tapi sekarang kita bisa Rp50 juta sampai Rp60 juta per bulan," aku Widyoseno.

Berkaca pada pengalaman kedua pebisnis tersebut, prospek bisnis teh di Indonesia cukup cerah.

teh

Teh bisa dicampur dengan beragam rempah dan bunga untuk mendapatkan rasa yang unik/BBC INDONESIA.

Sharyn Johnston, juri teh internasional dan pendiri Australian Tea Masters, meyakinkan bahwa kualitas teh Indonesia tidak perlu diragukan.

"Indonesia punya teh-teh yang dahsyat dan, sayangnya, dunia tidak tahu. Teh Indonesia enak, dan mampu memenangi penghargaan internasional. Orang-orang terkejut, mereka mengatakan, 'Kami kira teh Indonesia berkualitas rendah'. Saya jawab, 'Tidak, kualitas teh Indonesia justru tinggi'.

"Masalahnya, rak-rak supermarket dipenuhi teh berkualitas rendah, sehingga masyarakat yang membelinya menjadi terbiasa dengan teh seperti itu. Rakyat Indonesia perlu mengapresiasi tehnya sendiri," tutur Johnston.

Artikel ini diambil dari bbc indonesia berjudul: Mengapa kedai teh di Indonesia tidak sepopuler kedai kopi?

Editor: Tariden Turnip
Sumber: bbc
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help