Video Terpidana Pembunuhan Beredar, Ini Pernyataan Kadivpas Kemenkumham Sumut

Beredarnya video terpidana kasus pembunuhan dua petugas pajak, Agusman Lahagu yang diketahui tengah berada

Video Terpidana Pembunuhan Beredar, Ini Pernyataan Kadivpas Kemenkumham Sumut
Kadivpas Kemenkumham Sumut, Hermawan Yunianto 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Beredarnya video terpidana kasus pembunuhan dua petugas pajak, Agusman Lahagu yang diketahui tengah berada di Pantai Walo di Nias Utara dengan pengawalan dua petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) pada 2016 lalu, mendapat tanggapan dari Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sumut, Hermawan Yunianto.

Hermawan menyebutkan, Agusman ketika itu tengah bergotong royong melakukan pengangkatan pasir bersama beberapa terpidana lainnya untuk dibawa ke dalam Lapas Gunungsitoli.

Menurutnya pasir tersebut dipergunakan untuk pembangunan lapangan olahraga yang berada di kompleks Lapas.

"Soal video itu napi yang di Nias itu bukan lagi jalan-jalan, yang benar beberapa orang napi, termasuk lah napi pembunuhan yang disebutkan, dimintakan tenaganya sama petugas kita mengambil pasir di pantai, untuk membangun lapangan olahraga di dalam," kata Hermawan, saat dikonfirmasi Selasa (13/3/2018) kemarin.

Dirinya pun menyesalkan atas banyaknya tudingan yang berkembang di masyarakat, yang menyebutkan napi kasus pembunuhan tersebut tengah berekreasi di Pantai Walo.

Baca: Bahaya! Kanal Marindal Jadi Tempat Pembuangan Limbah Beracun

"Mungkin karena banyak pihak yang menyorot tanpa mencari tahu kebenarannya, makanya beritanya jadi miring seperti itu," ujarnya.

Lebih lanjut, Hermawan menegaskan, oknum sipir yang bersama narapidana di pantai tersebut merupakan tindakan yang melanggar ketentuan. Maka pihaknya akan memberikan sanksi kepada siapa saja yang terlibat atas peristiwa tersebut

"Saat kejadian Kalapasnya sedang tidak berada di tempat dan hanya diketahui pejabat senior di sana. Sedangkan tindakan sipir yang bersama napi di sana dianggap sudah melanggar ketentuan. Soal sanksi belum diketahui, karena sejumlah petugas termasuk Kalapasnya saat ini tengah menjalani pemeriksaan. Jadi saya belum menerima laporan dari petugas pemeriksa. Tapi yang pasti itu sudah melanggar aturan," ungkapnya.

Diketahui, beredar video orang yang diduga Agusman Lahagu, terpidana 20 tahun penjara dalam kasus pembunuhan dua petugas pajak Parada Siahaan dan Sozanolo Laia tahun 2016 lalu jalan jalan ke pantai Walo Nias Utara (Nisut) diduga dikawal dua petugas Lapas Gunungsitoli.

Sekidar mengingatkan, Agusman Lahagu bersama kedua anggotanya menghabisi nyawa petugas Kantor Pajak Pratama Sibolga, Parada Siahaan dan Sozano Laia dua tahun lalu saat melakukan pe nagih tunggakan pajak Agusman yang berprofesi pedagang.

(cr8/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved