Korupsi KTP Elektronik

Sebelumnya Ancam Mogok Sidang, Fredich Yunadi Malah Tersenyum Hadir di Pengadilan

Fredrich yang terjerat kasus dugaan merintangi proses hukum KTP elektronik tersebut, mengatakan bakal mogok sidang.

Sebelumnya Ancam Mogok Sidang, Fredich Yunadi Malah Tersenyum Hadir di Pengadilan
Gita Irawan/Tribunnews.com
Terdakwa perintangan penyidikan tersangka kasus korupsi KTP Elektronik Fredrich Yunadi di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat 

TRIBUN-MEDAN.COM - Terdakwa Fredrich Yunadi berubah pikiran.

Sebelumnya,  Fredrich yang terjerat kasus dugaan merintangi proses hukum KTP elektronik tersebut, mengatakan bakal mogok sidang.

Ternyata di sidang hari ini dengan agenda pemeriksaan saksi dari Jaksa Penuntut Umum pada KPK, ‎Fredrich hadir di persidangan. Wajahnya tampak cerah dan terus menebar senyum.

"Saya sehat dan siap ikut sidang," kata Fredrich, Kamis (15/3/2018), yang setia menggunakan baju safari biru gelap, setiap kali duduk di kursi terdakwa.

Baca: KPU Binjai Tetapkan Daftar Pemilih Sementara Segini Rinciannya

Baca: MENGERIKAN! Usai Konsumsi Obat Kuat dan Durian, Pria yang Ngamar di Hotel Malah Meninggal

Terpisah, kuasa hukum Fredrich, Sapriyanto Refa juga menyatakan kliennya akan mengikuti sidang hari ini hingga selesai.

"Pak Fredrich hadir, mau ikut sidang. Kami semua, keluarga, pengacara meyakinkan dia untuk harus ikut sidang," terang Sapriyanto.

Fredrich sempat bersikeras tidak akan hadiri sidang, lantaran permohonannya menghadirkan ketua KPK Agus Rahardjo, ditolak majelis hakim.

Fredrich juga merasa tidak terima karena semua keberatan atau eksepsi yang dia ajukan ditolak majelis hakim Pengadilan Tipikor. Fredrich berharap agar perkara pokok yang menjeratnya tidak dilanjutkan.

“Kalau dipaksa hadir, saya tidak akan bicara dan tidak akan mendengarkan. Karena itu hak asasi manusia, mohon kami dihormati. Selama saya belum diputus (vonis), harkat dan martabat saya mohon dihormati. Jadi jangan memaksakan kehendak. Saya pengacara, saya mengerti hukum. Saya tidak mau hak saya diperkosa,” paparnya pada persidangan pekan lalu. (*)

Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Warta kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved