Breaking News

BREAKING NEWS: Adik Wali Kota Siantar Ditangkap Polres Simalungun, Ini Kasusnya

AKBP Marudut membenarkan Ariansyah adalah adik kandung dari Wali Kota Pematangsiantar.

BREAKING NEWS: Adik Wali Kota Siantar Ditangkap Polres Simalungun, Ini Kasusnya
Tribun Medan/Dedy Kurniawan
Adik Walikota Siantar Hefrianyah, Ariansyah (kiri) dan Z Hutagaol diamankan Satres Narkoba Polres Simalungun, Kamis (16/3/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.COM, RAYA - Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan dan jajarannya tak pandang bulu menindak pelaku penyalahguna narkotika di wilayah hukum Simalungun.

Teranyar, pria bernama Ariansyah (36), adik dari Walikota Pematangsiantar Hefriansyah diciduk.

AKBP Marudut membenarkan Ariansyah adalah adik kandung dari Wali Kota Pematangsiantar.

Marudut mengatakan, Ariansyah diciduk pada Kamis sore (16/3/2018) dengan sejumlah barang bukti antara lain sabusabu dan alat isap sabu.

Ariansyah diamankan tak seorang diri. Rekan Ariansyah seorang pria juga turut diamankan.

Baca: Cagub Maluku Utara Terkaya Ahmad Hidayat Mus Sandang Status Tersangka pada Jumat Keramat

Baca: Demi Temukan Kerugian Negara di Madina, Kejati Surati BPKP Sumut Periksa APBD

"Benar kami mengamankan pria bernama Ariansyah umur 36 tahun. Dia bersama pekerjanya bermarga Hutagaol. Saat ini kita terus melakukan pengembangan," jelas Kapolres kepada Tribun-medan.com melalui telepon seluler, Kamis malam (16/3/2018).

Dijelaskan Kapolres penangkapan Ariansyah dilakukan setelah pengintaian selama sebulan. 

"Ariansyah diamankan beserta barang bukti berupa bong. Kami menemukannya di dalam plastik ada kristal bentuk sabu. Sudah satu bulan di-profiling, dan saat ini lagi sedang kami kembangkan kasusnya," ungkap Marudut.

Baca: Lima Pejabat Lolos Tahap Seleksi Berkas Lelang Jabatan Sekda, Berikut Nama-namanya

Kepolisian melakukan pengembangan mengarah kepada terduga lainnya dari kalangan Aparatur Sipil Negara yang terlibat. Selain ASN ada beberapa kontraktor yang diduga terlibat dengan kasus Ariansyah.

"Kami terus kembangkan dari siapa dan kepada siapa dipakai, dan rata rata pemberi duit untuk belanja narkobanya dari anggota ASN Siantar dan Kontraktor yang dapat proyek di Siantar," pungkasnya. (*)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help