Home »

Taput

Polisi Tertidur, Tahanan Gergaji Ventilasi dan Melarikan Diri

"Kaburnya tahanan itu dengan cara menggergaji ruang tahanan. Saat menggergaji, pelaku menderaskan keran air

Polisi Tertidur, Tahanan Gergaji Ventilasi dan Melarikan Diri
Tribun Medan/Arjuna
Satu di antara pengedar narkoba yang ditangani Polres Taput, terbaring di Ranjang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarutung, karena melawan saat ditangkap. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Arjuna Bakkara
 
TRIBUN-MEDAN.COM, TARUTUNG - Beredar kabar dugaan tahanan kasus narkoba Mako Polres Taput, melarikan diri.

Berdasarkan informasi yang tersiar, tahanan kabur pada Senin Subuh 19 Maret 2018 lalu.

"Kabarnya, tahanan kabur hari Senin," ujar JN seorang warga sekitar Mako Polres Taput, di Tarutung, Kamis (22/3/2018).

Disebut-sebut, tahanan kabur dengan mengergaji jeruji besi penjara.

Usai terali digergaji tahanan pergi, namun tahanan lain tidak mengikuti langkahnya.

Baca: BREAKING NEWS: Tabrakan Beruntun, Veronika Tewas Tergilas dan Tiga Orang Patah Tulang

Humas Polres Taput, Aiptu Walfon Barimbing ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Disebutnya, Tersangka kabur pada Senin 19 Maret 2018 sekitar pukul 4 Pagi.

Seorang tahanan kasus Narkoba berhasil kabur dari ruang tahanan Mapolres.

Tersangka berinisial Bontor Sinaga (44) warga Kabupaten Deli Serdang yang ditangkap di  Desa Pohan Tonga Kecamatan Siborongborong pada 24 Januari 2018 lalu atas kasus kepemilikan 17 pakae Narkotika jenis Sabu dan 1 paket Narkotika jenis Ganja.

Baca: Tiga Kepala Desa Deliserdang Kena OTT, Begini Saran dari Kabag Hukum

"Kaburnya tahanan itu dengan cara menggergaji ruang tahanan. Saat menggergaji,  pelaku menderaskan keran air sehingga tak ada terdengar siapapun yang saat pelaku menggergaji terali besi ventilasi ruang tahanan," terang Baringbing.

Disinggung soal kronologis, kaburnya tahanan diduga oleh kelalaian petugas. 

Baringbing mengungkapkan, kaburnya tahanan ini mungkin diduga ada unsur kelalaian dari petugas karena bisa lolos gergaji masuk ke ruang tahanan.

Namun semata-mata tidak bisa juga dikaitkan atas kelalaian dari petugas.

"Sampai sekarang si pelaku memang belum berhasil ditangkap. Namun polisi sampai saat ini masih terus bekerja keras melakukan pencarian. Mudah-mudahan dalam waktu secepatnya,  pelaku bisa kita tangkap," tambahnya.(*)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help