Gak Nyangka Jokowi Alami Hal tak Menyenangkan Ini saat Susuri Danau Toba

“Kami berharap bila ini bisa bekerja sama dengan pemerintah daerah. Tapi kalau tidak bisa, kami akan beli lahannya,” tutup Hadi.

Gak Nyangka Jokowi Alami Hal tak Menyenangkan Ini saat Susuri Danau Toba
dok
Jokowi saat berada di Sipinsur Humbahas 

TRIBUN-MEDAN.COM - Perhatian Presiden Jokowi pada pembangunan kawasan strategis Danau Toba sangat bukan hanya infrastruktur jalan dan bandara saja, termasuk masalah sepele. 

Yakni soal keberadaan rest area atau tempat istirahat, tempat orang melepas lelah dan bahkan buang hajat!

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berencana membangun  rest area  di jalur Lingkar Luar Danau Toba dan jalur Lingkar Samosir.

Kedua jalur yang kini tengah diperbaiki itu akan menunjang akses transportasi turis ke Danau Toba.

Kepala Pusat Pengembangan Kawasan Strategis Hadi Sucahyono mengungkapkan, ide pembangunan tempat istirahat ini tercetus dari pengalaman Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ketika menyambangi Danau Toba setelah turun di Bandara Internasional Silangit di Siborong-borong, Tapanuli Utara, beberapa waktu lalu, Jokowi membutuhkan tempat istirahat.

Baca: Indo Barometer: 66,4% Pemilih Sumut Ingin Jokowi 2 Periode, hanya 12,7% Ingin yang Baru

“Waktu itu Presiden ingin istirahat, sepertinya ingin makan. Tapi ternyata susah cari tempat istirahat di sepanjang perjalanan,” tutur Hadi kepada sejumlah awak media di Parapat, Sumatera Utara, Jumat (23/3/2018) malam.

Ada tiga opsi yang menjadi pertimbangan dalam menentukan lokasi tempat istirahat, yaitu tidak jauh dari bandara, luas lahan memadai, serta volume lalu lintas harian yang tinggi. 

Presiden Joko Widodo (kedua kiri) didampingi Bupati Tapanuli Utara Nixon Nababan (kiri), Menteri BUMN Rini Sumarno (ketiga kiri), Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (tengah), Menko bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan (kelima kanan), Menteri Pariwisata Arief Yahya (keempat kanan), Dirut Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin (kedua kanan), dan Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi (keenam kanan) meninjau fasilitas Terminal Bandara Internasional Silangit di Siborong-Borong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Jumat (24/11). Presiden berharap dibukanya Terminal Bandara Internasional Silangit menjadi pintu masuk bagi wisatawan mancanegara untuk menikmati keindahan Danau Toba.
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) meninjau  Terminal Bandara Internasional Silangit di Siborong-Borong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Jumat (24/11). (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Dalam pengembangannya, Hadi menambahkan, Kementerian PUPR tak ingin hanya menjadikan lokasi ini sebagai tempat buang air kecil dan makan. 

Halaman
123
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved