Malam Pesona Budaya Deliserdang Meriahkan Pekan Raya Sumatera Utara

Penampilan tarian multi etnis Malam Pesona Budaya Deli Serdang meriahkan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-47 tahun 2018

Malam Pesona Budaya Deliserdang Meriahkan Pekan Raya Sumatera Utara
ist
Penampilan tarian multi etnis Malam Pesona Budaya Deliserdang meriahkan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-47 tahun 2018 di open stage kompleks Tapian Daya Jalan Jend Gatot Subroto Kota Medan Jum’at (23/4) 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Penampilan tarian multi etnis Malam Pesona Budaya Deliserdang meriahkan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-47 tahun 2018 di open stage kompleks Tapian Daya Jalan Jend Gatot Subroto Kota Medan Jum’at (23/4) kemarin malam.

Malam Pesona Budaya Deliserdang yang menampilkan tarian tradisi murni dan kreasi baru multi etnis yang bertemakan“ Bersama membangun Deliserdang yang maju, berdaya saing, religius dan bersatu dalam kebhinekaan” dimana kemeriahan acara ini di dukung seni kontemporer kolaborasi 11 Sanggar di Kabupaten Deliserdang dirangkai acara quis berhadiah sepeda gunung dan hadiah hiburan lainnya membuat riuhnya tepuk tangan ribuan pengunjung yang tidak beranjak dari tempat duduk hingga penampilan usai.

Baca: Plt Bupati Deliserdang Teken Nota Kesepahaman dengan Dijten Migas

Plt Bupati Deliserdang H Zainuddin Mars diwakili Sekdakab Darwin Zein S.Sos yang hadir bersama Plt Ketua TP PKK Ny Hj Asdiana Zainuddin, Asisten I Dedi Maswardy MAP, Asisten II Hj Sa’adah Lubis SPd MAP, para Staf Ahli Bupati, Kadis Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata H Faisal Arif Nasution MSi Kabag Perekonomian Putra Jaya Manalu MM dan Pimpinan OPD lainnya, para Camat, praktisi seni dan tokoh budaya pada acara malam pesona ini mengatakan, dengan tema “Bersama membangun Deliserdang yang maju, berdaya saing, religius dan bersatu dalam kebhinekaan“ adalah untuk mengajak kita bahu-membahu melakukan percepatan pembangunan di Deliserdang yang kita cintai ini.

Sedangkan tampilan Pesona Budaya Deliserdang lewat tarian multi etnis ini adalah untuk mengangkat kearifan lokal kita diantaranya kenduri nelayan, suroan, tarian Batak mangokal holi, tarian panen, tari gotong royong kebersihan lingkungan dan tari perang yang dilestarikan dari waktu kewaktu, karena kesuksesan membangun Deliserdang tidak terlepas dari dukungan seluruh masyarakat demikian juga peran sanggar-sanggar seni, lembaga-lembaga budaya dan adat untuk mengaktualisasikan warisan leluhur yang hampir dilupakan oleh generasi muda disebabkan terbawa derasnya arus globalisasi.

Baca: Zainuddin Mars: Gantungkanlah Cita-cita Setinggi Bintang di Langit

Karenanya melalui malam pesona budaya ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi seluruh masyarakat terutama yang bersentuhan dengan upaya pembinaan dan pengembangan budaya para seni untuk dapat terus mengekpresikan karyanya hingga dimasa mendatang.

Kadis Kepemudaan, Olah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata H Faisal Arif Nasution MSi menjelaskan, Kabupaten Deliserdang pada malam pesona ini merupakan persembahan yang dikemas melalui seni kontemporer yang meliputi tari, music, vocal, rupa, drama dan sastra yang disajikan secara kolaborasi 11 sanggar di Kabupaten Deliserdang yaitu Lembaga Kesenian Tamora 88, Sanggar Tari Cipta Pesona,Gatrasindo, Tuah Deli, Sanggar Seni Cahaya Permata, Cadika, Pusaka Serumpun, Tirta Deli, Tetas, Melati dan Sanggar Bunga Tanjung.

Editor: Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help