TribunMedan/

Melestarikan Danau Toba, Suri Tani Pemuka Lakukan Ini Bersama Muda-mudi  

selain menawarkan keindahan untuk menarik wisatawan serta menjadi habitat bagi tumbuhan dan satwa,

Melestarikan Danau Toba, Suri Tani Pemuka Lakukan Ini Bersama Muda-mudi  
Saka Kalpataru, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Simalungun dan Saka Tani Pemuka gelar kegiatan Gerakan Aksi Untuk Lingkungan. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.COM, SIMALUNGUN - Ratusan pemuda Simalungun bersama PT Suri Tani Pemuka (STP) yang merupakan anak perusahaan PT Japfa Comfeed Indonesi menggelar aksi pelestarian lingkungan di Kawasan Strategis Nasional Danau Toba. Giat ini demi menyolek Danau Toba yang merupakan salah satu destinasi pariwisata yang sering dikunjungi di Indonesia dan danau terbesar di Asia Tenggara.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Simalungun, Misliani Saragih mengatakan, selain menawarkan keindahan untuk menarik wisatawan serta menjadi habitat bagi tumbuhan dan satwa, Danau Toba juga memberikan manfaat bagi kehidupan di sekitar danau khususnya sebagai penyedia air bersih.

Katanya, kelestarian dan kebersihannya haruslah dijaga dengan baik. Memperingati hari air sedunia yang jatuh pada tanggal 22 Maret lalu, PT Suri Tani Pemuka (STP) yang merupakan anak perusahaan PT Japfa Comfeed Indonesia bersama dengan ratusan pemuda Simalungun kembali menggelar Gerakan Aksi Untuk Lingkungan (GAUL) demi menjaga kebersihan Danau Toba.

"Kebersihan Danau Toba dapat memberikan dampak positif bagi kualitas hidup masyarakat luas, maka dari itu, aksi ini merupakan tanggung jawab kita bersama baik dari sisi masyarakat maupun sisi perusahaan," ujar Misliani Saragih, Senin (26/3/2018).

Baca: Poda Cafe Kembalikan Cita Rasa Kopi Sidikalang

Baca: Moeldoko Dorong SKK Migas Terapkan Sistem Anti Suap untuk Menarik Investor

Kali ini, Saka Kalpataru berkerja sama STP melakukan kegiatan membersihkan lingkungan secara bersama-sama. Kegiatan GAUL Danau Toba ini merupakan kali kedua setelah sebelumnya dilaksanakan pada 15 Desember tahun lalu dengan mengikutsertakan 250 relawan untuk terjun langsung ke lokasi.

Tahun 2018 ini, kegiatan diikuti oleh anggota Pramuka seluruh Kwartir Cabang di Simalungun, Kwartir Cabang Samosir dan Kwartir Cabang Binjai. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, dimulai dari tanggal 23-25 Maret, yang berlokasi di Tigaras dan Tambun Raya, Kabupaten Simalungun.

Pelatihan di hari pertama dilakukan sebagai pembuka dari serangkaian kegiatan peduli lingkungan. Sosialisasi mengenai 3R (Reuse, Reduce, Recycle), perubahan iklim, dan keanekaragaman hayati diberikan kepada peserta untuk menyiapkan generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan 

Halaman
12
Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help