Home »

Taput

Pilkada Serentak

Sekdes Diancam Mutasi ke Pedalaman Bila tak Mau Kampanyekan Nikson Nababan

Intimidasi yang dilakukan terhadap dirinya berkaitan dengan Pilkada Taput 27 juni 2018 mendatang.

Sekdes Diancam Mutasi ke Pedalaman Bila tak Mau Kampanyekan Nikson Nababan
Tribun Medan/Arjuna
Surat pernyataan Januari Simanjuntak serta foto screnshoot sms yang diterima Sekdes Paniaran Taput terkait dugaan intimidasi dan pemanggilan Lamria ke Kantor Inspektorat. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Arjuna Bakkara
 
TRIBUN-MEDAN.COM, TARUTUNG - Seorang Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN), Lamria Pasaribu mengaku diintimidasi oleh Januari Simanjuntak yang juga ASN di Instansi Inspektorat Pemkab Taput.

Intimidasi yang dilakukan terhadap dirinya berkaitan dengan Pilkada Taput 27 juni 2018 mendatang.

Lamria menceritakan, dirinya diintimidasi oleh Januari Simanjuntak yang menjabat sebagai IRBAN III pada Kamis, 15 Maret 2018 lalu. Menurutnya, sekitar pukul 12 :35 WIB melalui pesan SMS dari nomor Handphone 081370037977.

Isi SMS tersebut meminta agar dirinya hadir menghadap Inspektur.

"Saya di-SMS dan diminta bertemu Inspektorat,"ujarnya di Tarutung, Rabu (28/3/2018).

Baca: Cukup Bayar Rp 50 Ribu, Bisa Makan Duren Sepuasnya di Duren Awak

Katanya, pada Jumat 16 Maret dirinya perginke Kantor Inspektorat Pemkab Taput.

Di sana dia bertemu dengan orang yang menghubunginya, Januari Simanjuntak. Selanjutnya, dirinya dibawa ke Ruangan IRBAN III.

Kemudian, Pimpinan Inspektur menanyakan dirinya.  Di dalam ruangan, Lamria ditanya bagaimana hubungan baiknya dengan Kepala Desa Paniaran.

"Lalu saya menjawab bahwa hubungan saya dengan atasan saya Kepdes Paniaran adalah baik-baik saja. Selanjutnya, saya menelepon Kepdes dan menawarkan agar bapak inspektorat berbicara dengan Kepdes. Tetapi, inspektorat menolak," terangnya.

Halaman
123
Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help